kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

The Fed Pertahankan Suku Bunga dalam FOMC Mei, Waspadai Risiko Inflasi & Pengangguran


Kamis, 08 Mei 2025 / 01:44 WIB
Diperbarui Kamis, 08 Mei 2025 / 01:52 WIB
ILUSTRASI. U.S. Federal Reserve Chair Jerome Powell speaks during a press conference following a two-day meeting of the Federal Open Market Committee on interest rate policy, in Washington, U.S., January 29, 2025. REUTERS/Kevin Lamarque


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. – Federal Open Market Committee, atau Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Federal Reserve (FED) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25% hingga 4,50%, meskipun aktivitas ekspor-impor mengalami fluktuasi.

Indikator ekonomi terbaru menunjukkan aktivitas ekonomi Amerika Serikat tetap tumbuh dalam laju yang solid, dengan tingkat pengangguran yang stabil pada level rendah dan kondisi pasar tenaga kerja yang masih kuat.

Baca Juga: Donald Trump Berang Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga

Namun, inflasi masih berada di tingkat yang relatif tinggi. FOMC menyatakan bahwa ketidakpastian terhadap prospek ekonomi meningkat, dan kini memperkirakan risiko terhadap inflasi maupun pengangguran mengalami kenaikan.

Dalam mendukung target jangka panjangnya, yaitu mencapai lapangan kerja maksimal dan inflasi sebesar 2 persen, FOMC akan terus memantau data ekonomi, prospek yang berkembang, serta keseimbangan risiko. Selain itu, komite tetap melanjutkan pengurangan kepemilikan surat utang pemerintah dan sekuritas berbasis hipotek.

Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga, Powell Bilang Tidak Ada Unsur Politis

FOMC menyatakan siap menyesuaikan kebijakan moneter bila muncul risiko yang menghambat pencapaian tujuan ekonomi tersebut. Penilaian akan memperhitungkan beragam informasi, termasuk kondisi pasar tenaga kerja, tekanan inflasi, ekspektasi inflasi, serta perkembangan keuangan dan internasional.

Keputusan ini didukung oleh Ketua The Fed Jerome H. Powell bersama Wakil Ketua John C. Williams, serta anggota lainnya termasuk Michael S. Barr, Michelle W. Bowman, Susan M. Collins, Lisa D. Cook, Austan D. Goolsbee, Philip N. Jefferson, Neel Kashkari, Adriana D. Kugler, Alberto G. Musalem, dan Christopher J. Waller. Neel Kashkari memberikan suara sebagai anggota alternatif dalam pertemuan kali ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×