kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.183
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Theresa May minta Uni Eropa untuk menunda Brexit

Rabu, 20 Maret 2019 / 18:08 WIB

Theresa May minta Uni Eropa untuk menunda Brexit
ILUSTRASI. PM Inggris Theresa May bersama Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Theresa May meminta penundaan waktu dari para pemimpin Eropa untuk melepaskan diri dari Uni Eropa. Namun, penundaan waktu Brexit yang diminta May diklaim tidak akan makan waktu lama.

Dilansir dari CNN, seorang sumber di kantor perdana menteri menyebut May hanya akan meminta perpanjangan waktu untuk mengurus proses meninggalkan Uni Eropa. 

Padahal baru minggu lalu May mengatakan bahwa perpanjangan waktu yang lebih lama akan diperlukan jika anggota parlemen gagal menyatukan suara untuk mendukung kesepakatan Brexit yang ia rancang. Downing Street percaya bahwa prospek penundaan yang lama justru akan memaksa anggota parlemen yang memberontak.

Tetapi media Inggris melaporkan bahwa anggota parlemen marah atas saran May menyebabkan penundaan Brexit sampai dua tahun. 

Kantor perdana menteri pada hari Kamis mengindikasikan bahwa May telah mengurungkan niat tersebut. "Perdana menteri tidak akan meminta perpanjangan waktu," kata sumber itu. 

"Ada kondisi untuk memberi parlemen lebih banyak waktu untuk menyetujui jalan ke depan, tetapi orang-orang di negara ini telah menunggu hampir tiga tahun," lanjutnya.

May akan bertemu dengan para pemimpin UE pada hari Kamis di Brussels. Dia akan mengajukan permintaan resmi untuk perpanjangan Pasal 50 yakni terkait proses hukum untuk Inggris dalam meninggalkan blok Eropa setelah parlemen dua kali menolak rancangannya.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengangkat prospek bahwa para pemimpin negara Eropa mungkin terpaksa menunda keputusan resmi atas permintaan May untuk perpanjangan ke KTT minggu depan.

"Kami mungkin harus bertemu lagi pada minggu depan, karena May belum mendapat persetujuan untuk apa pun dari kabinetnya maupun parlemennya," katanya.


Sumber : CNN
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0462 || diagnostic_web = 0.2581

Close [X]
×