kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.522   -3,87   -0,06%
  • KOMPAS100 849   -0,16   -0,02%
  • LQ45 642   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,82   0,36%
  • IDX30 358   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 434   -2,64   -0,60%
  • IDX80 97   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 121   -0,37   -0,30%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Tim gabungan Uni Afrika ditolak terbang ke Libia


Senin, 21 Maret 2011 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Petugas kepolisian dengan membawa anjing pelacak K-9 melintas di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Rabu (08/04). Patroli pengamanan mulai dilakukan dalam bentuk sosialisasi PSBB kepada masyarakat yang berkerumun dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di Jak


Reporter: Dyah Megasari,

ADDIS ABABA. Uni Afrika mengatakan tim gabungan yang dibentuk untuk merundingkan solusi krisis di Libya ditolak masuk ke negara Afrika Utara.

Perwakilan dari Afrika Selatan, Uganda, Republik Kongo, Mali dan Mauritania telah merencanakan melakukan perjalanan ke Libya kemarin. Tim gabungan ini berencana bertemu dengan pejabat pemerintah Muammar Kaddafi sekaligus bertemu dengan oposisi pemerintah saat ini.

"Tim tersebut telah meminta izin untuk penerbangan anggotanya ke Libya, namun izin tersebut ditolak," kata organisasi tersebut.

Komisi Uni Afrika akan mengadakan pertemuan di Addis Ababa pada tanggal 25 Maret dengan wakil-wakil dari Liga Arab, Organisasi Konferensi Islam, Uni Eropa dan PBB untuk membahas cara-cara untuk menyelesaikan krisis di Libya.




TERBARU

[X]
×