CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tim peneliti WHO yang selidiki asal-usul Covid-19 sudah mulai bekerja


Jumat, 29 Januari 2021 / 10:59 WIB
ILUSTRASI. Tim peneliti asal-usul Covid-19 dari WHO terlihat mulai beraktivitas di hotel kota Wuhan, China, 29 Januari 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WUHAN. Tim khusus bentukan WHO yang menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 saat ini sudah mulai terjun ke lapangan. Reuters melaporkan, tim pada hari Jumat (29/1) bertemu dengan para ilmuwan China.

Setelah ini tim berencana untuk mengunjungi laboratorium, pasar, dan rumah sakit di Wuhan. Pada hari Kamis (28/1), tim tersebut menyelesaikan karantina selama dua minggu setelah kedatangannya di China.

"Pertemuan tatap muka pertama dengan kolega kita membahas program kunjungan kami. Ketua tim China, Prof Wannian, bercanda tentang beberapa gangguan teknis. Senang bertemu kolega kami setelah rapat zoom yang lama," ungkap Marion Koopmans, seorang ahli virologi di Erasmus University Medical Center di Belanda.

Kelompok peneliti khusus ini diperkirakan akan menghabiskan dua minggu lagi di China, dan akan mengunjungi pasar makanan laut di pusat wabah awal serta Institut Virologi Wuhan.

Baca Juga: Tim WHO yang menyelidiki asal-usul virus corona di Wuhan akan meninggalkan karantina

Awal bulan ini, kepala program darurat WHO Mike Ryan, mengatakan bahwa tidak ada jaminan jawaban pasti setelah penelitian dilakukan. WHO berharap ekpektasi masyarakat tidak terlalu tinggi.

Hal ini juga disampaikan oleh Thea Fischer, anggota tim Denmark. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penelitian akan bergantung pada kelancaran akses menuju sumber yang relevan.

"Penting untuk diingat bahwa keberhasilan misi dan penelusuran asal-usul ini 100% bergantung pada akses ke sumber yang relevan," ungkap Fischer seperti dikutip Reuters.

Lebih lanjut, Fischer menegaskan bahwa tidak peduli seberapa kompeten dan seberapa kerasnya usaha mereka, keberhasilan hanya bisa diraih dengan dukungan pemerintah China.

Baca Juga: Waspada! WHO bilang varian baru Covid-19 menyebar cepat di puluhan negara




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×