kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.205   47,00   0,27%
  • IDX 7.641   20,06   0,26%
  • KOMPAS100 1.057   4,84   0,46%
  • LQ45 760   2,47   0,33%
  • ISSI 277   0,92   0,33%
  • IDX30 405   1,48   0,37%
  • IDXHIDIV20 491   2,88   0,59%
  • IDX80 118   0,56   0,48%
  • IDXV30 140   1,10   0,80%
  • IDXQ30 130   0,51   0,39%

Timur Tengah memburuk, China desak AS dan Iran untuk menahan diri


Rabu, 08 Januari 2020 / 15:42 WIB
ILUSTRASI. Perempuan memegang foto-foto Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Kepala Pasukan Quds, yang terbunuh dalam serangan udara di Bandara Baghdad, selama prosesi pemakaman di kota kelahirannya di Kerman, Iran, 7 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Televisi pemerintah Iran menyebutkan, Iran telah menembakkan 15 rudal ke sasaran AS sebagai respons terhadap pembunuhan Qassem Soleimani pada Jumat (3/1) pekan lalu.

Melansir economictimes.indiatimes.com, televisi pemerintah Iran melaporkan, setidaknya 80 "teroris Amerika" tewas dalam serangan atas dua pangkalan militer negeri uak Sam di Irak.

Baca Juga: Siap berperang dengan Iran, AS kerahkan enam pesawat pembom B-52 dari wilayah Inggris

Dalam kicauan di akun Twitternya, Rabu (8/1), Presiden AS Donald Trump mengatakan, rudal diluncurkan dari Iran terhadap dua pangkalan militer AS yang berlokasi di Irak.

"Semua baik-baik saja!," kata Trump. "Penilaian korban dan kerusakan sedang berlangsung. Sejauh ini baik! Sejauh ini, kami memiliki militer yang paling kuat dan lengkap di seluruh dunia!".




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×