kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.095   53,38   0,88%
  • KOMPAS100 802   11,68   1,48%
  • LQ45 609   8,89   1,48%
  • ISSI 210   0,37   0,18%
  • IDX30 344   4,83   1,43%
  • IDXHIDIV20 429   6,46   1,53%
  • IDX80 92   1,37   1,52%
  • IDXV30 117   1,72   1,49%
  • IDXQ30 111   1,66   1,53%

Tiongkok Bakal Buka Lagi Tur Kelompok ke Taiwan


Jumat, 17 Januari 2025 / 09:33 WIB
ILUSTRASI. Tiongkok telah memulai persiapan untuk melanjutkan tur kelompok ke Taiwan oleh penduduk Shanghai dan provinsi Fujian dalam waktu dekat. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Tiongkok telah memulai persiapan untuk melanjutkan tur kelompok ke Taiwan oleh penduduk Shanghai dan provinsi Fujian dalam waktu dekat.

Hal tersebut diungkapkan oleh kementerian budaya dan pariwisata Tiongkok pada Jumat (17/1/2025).

Mengutip Reuters, Tiongkok dan Taiwan telah berdebat sejak berakhirnya COVID-19 tentang kapan dan bagaimana pariwisata dari Tiongkok ke pulau itu dapat dilanjutkan. 

Masing-masing pihak menyalahkan pihak lain karena belum sepenuhnya pulih, sehingga menambah ketegangan yang ada antara kedua belah pihak.

Pada konferensi pers Tahun Barunya, Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan dia menyambut baik pertukaran dengan Tiongkok tetapi bertanya-tanya apakah ada niat baik sebagai balasan dari Beijing, mengingat apa yang dia gambarkan sebagai pemblokiran mereka terhadap hal-hal sederhana seperti pariwisata.

Kementerian budaya dan pariwisata Tiongkok mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa dimulainya kembali tur kelompok dari Shanghai, serta dari provinsi Fujian, yang terletak di seberang Selat Taiwan dari pulau itu, akan segera terjadi.

Baca Juga: Taiwan Siap Kerahkan Angkatan Laut Terkait Aktivitas Mencurigakan di Kabel Bawah Laut

Namun, tidak disebutkan tanggal pasti kapan dimulainya kembali perjalanan tersebut.

"Hal ini dilakukan untuk lebih mempromosikan normalisasi pertukaran antarmasyarakat dan meningkatkan kepentingan dan kesejahteraan rekan senegara di kedua sisi selat," kata kementerian tersebut.

Tidak ada reaksi langsung dari pemerintah Taiwan, yang menolak klaim kedaulatan Beijing atas pulau tersebut.

Taiwan tahun lalu menaikkan peringatan perjalanannya ke China, memberi tahu warganya untuk tidak pergi kecuali benar-benar diperlukan.

Tonton: Angkatan Laut Taiwan Pamerkan Dua Kapal Perang Terbaru yang Lincah Saat Latihan

Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul adanya ancaman dari Beijing untuk mengeksekusi mereka yang dianggap sebagai pendukung kemerdekaan Taiwan yang "keras kepala".

Kantor Urusan Taiwan China mengatakan pada hari Jumat bahwa Taiwan harus membatalkan peringatan perjalanan itu dan sepenuhnya melanjutkan semua hubungan perjalanan langsung melintasi selat.

Lai, yang disebut Beijing sebagai "separatis", telah menawarkan pembicaraan dengan China tetapi ditolak. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×