kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tolak Mahathir, koalisi oposisi calonkan Anwar Ibrahim Perdana Menteri Malaysia


Senin, 06 Juli 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

Saat ini, PH berada dalam oposisi, setelah tergusur oleh Perikatan Nasional (PN) pada akhir Februari lalu, ketika Parta Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) dan beberapa Anggota Parlemen dari PKR bergabung dengan Barisan Nasional yang sebelumnya digulingkan.

Presiden Bersatu Muhyiddin Yassin dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia kedelapan.

Hanya, persiapan PH merebut kembali kekuasaan sempat terganggu oleh ketidaksepakatan atas pilihan calon perdana menteri di antara para pemimpin puncak, terutama antara Anwar dan Mahathir Mohamad.

Baca Juga: Mahathir buka-bukaan soal alasan ingin jadi Perdana Menteri Malaysia lagi

Mahathir telah menawarkan diri untuk menjadi perdana menteri lagi, tetapi PKR tidak menyetujui proposal tersebut. Setelah itu, Mahathir menunjuk Shafie sebagai perdana menteri pilihan PH.

Tapi, dalam pernyataan bersama Senin (6/7), PH memilih Anwar sebagai calon perdana menteri dan putra Mahathir, Mukhriz Mahathir akan menjabat sebagai wakil perdana menteri.




TERBARU

[X]
×