Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh Topan Narra melanda wilayah utara Vietnam dan wilayah selatan China, Guangxi, sementara hujan lebat yang menyertainya merusak infrastruktur dan tanaman pertanian.
Mengutip Reuters, Senin (24/8/2026), meningkatnya ketinggian air banjir mendorong China untuk merelokasi sekitar 54.000 orang, termasuk 8.087 orang yang dipindahkan ke tempat penampungan darurat, demikian dilaporkan penyiar negara CCTV.
Hujan lebat selama beberapa hari di Vietnam utara akibat Narra menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 4.300 keluarga mengungsi.
Baca Juga: Tesla dan Delapan Produsen Otomotif Recall 4,3 Juta Mobil di China, Ini Penyebabnya
Topan Narra bertahan di atas Teluk Beibu—yang juga dikenal sebagai Teluk Tonkin—namun pejabat cuaca menyatakan topan ini tidak akan mencapai daratan, melainkan akan membawa hujan deras di wilayah utara.
Provinsi pegunungan Lang Son dan Cao Bang di Vietnam mencatat curah hujan antara 236 mm (9 inci) hingga 300 mm (12 inci) dalam kurun waktu 24 jam hingga Senin pagi, yang memicu banjir dan tanah longsor.
Banjir juga melanda wilayah Quang Ninh di Vietnam—lokasi situs Warisan Dunia UNESCO, Teluk Ha Long—dengan menggenangi sebagian kota serta mengganggu sektor pariwisata, perikanan, dan transportasi.
Topan ini mengganggu aktivitas sekolah dan perkantoran sehari-hari serta memutus aliran listrik bagi hampir 55.000 keluarga, menurut pihak berwenang, sembari menghancurkan lebih dari 10.000 hektar (25.000 ekar) tanaman padi dan tanaman lainnya.
Baca Juga: Hujan Deras Melanda Taiwan Selatan, Kantor dan Sekolah Ditutup
Di China, permukaan air di 15 sungai melampaui batas peringatan di stasiun pemantauan. Air banjir berwarna kecokelatan tampak menggenangi sebagian wilayah kota Chongzuo dalam tayangan video CCTV, menenggelamkan jalanan dan kawasan bangunan bertingkat rendah.
Tim penyelamat China menerjang air setinggi lutut, sementara sebagian lainnya menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga yang terjebak.
Hujan deras diperkirakan akan mengguyur Guangxi, Guangdong, Hainan, dan Fujian, dengan curah hujan tinggi yang diprediksi berlangsung hingga hari Rabu, menurut laporan CCTV.














