kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Toyota gandeng Intel bangun konsorsium big data


Jumat, 11 Agustus 2017 / 13:29 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Toyota Corp bersama Intel Corp dan perusahaan-perusahaan teknologi dan otomotif lainnya membentuk konsorsium untuk menciptakan ekosistem big data. Teknologi ini nantinya akan digunakan untuk interkonetivitas pada otomotif buatan Toyota.

Big data tersebut untuk mendukung layanan baru seperti intelligent driving (kemudi swadaya), membuat peta dengan data yang real-time dan bantuan berkendara lainnya yang diringkas melalui komputasi awan.

Ikut pula bergabung perusahaan teknologi asal Swiss, Ericsson, produsen suku cadang mobil Jepang Denso Corp dan perusahaan telekomunikasi NTT DoCoMo Inc. Perusahaan-perusahaan ini bersama-sama membentuk Konsorsium Komputasi Otomotif Generasi Baru.

Nantinya mobil yang akan diproduksi akan dilengkapi dengan fitur-fitur baru, mulai dari berjalan di jalur untuk kemampuan mengemudi otomatis, sampai menggunakan navigasi saat berkendara.

Volume data antara kendaraan dan komputasi awan tersebut diperkirakan akan mencapai 10 exabyte (setara dengan 1 juta terabyte) per bulan pada 2025. "Hampir 10.000 kali lebih besar dibandingkan kebutuhan saat ini," kata pihak Toyota.

Langkah ini merupakan sekian dari aksi bisnis Toyota di tahun ini. Pekan lalu, Toyota dan Mazda Motor Corp mengumumkan akan bekerja sama dalam memproduksi mobil listrik dan mobil interkoneksi (connected cars).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×