kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Toyota geser pabrik di Jepang ke Amerika Serikat


Kamis, 09 Februari 2012 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Seseorang menderita asam urat.


Reporter: Sanny Cicilia, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Toyota Motor Corp akan menghentikan produksi kendaraan jenis sport-utility vehicle (SUV) Highlander di Jepang. Perusahaan rencananya akan menyatukan produksi dengan pabrik perakitan mereka di Indiana, Amerika Serikat (AS). Perpindahan ini termasuk perpindahan pembuatan SUV versi bahan bakar minyak-listrik.

Nantinya, ekspor Higlander akan dilakukan dari Indiana, termasuk untuk pasar Rusia dan Australia. Diharapkan, pembangunan pabrik akan selesai tahun depan. Untuk rencana ini, perusahaan mempersiapkan dana US$ 400 juta untuk mengembangkan kapasitas produksi di Princeton, Indiana.

Penguatan yen merupakan salah satu alasan utama Toyota untuk memindahkan produksi ke AS. Selain Toyota, produsen otomotif Jepang seperti Honda Motor Co, dan Nissan Motor Co juga sudah memindahkan sebagian produksi mereka dengan alasan yang sama.

Pabrik Toyota di Princeton, Indiana akan memproduksi 50.000 unit truk ukuran sedang per tahun. Dengan adanya perpindahan produksi, diharapkan akan ada penambahan 400 pekerja di pabrik. Pekan ini, Toyota juga membangun pabrik kedua di Mississippi, untuk mengurangi permintaan Corrolla ke Jepang.




TERBARU

[X]
×