kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Toyota geser pabrik di Jepang ke Amerika Serikat


Kamis, 09 Februari 2012 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Seseorang menderita asam urat.


Reporter: Sanny Cicilia, | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Toyota Motor Corp akan menghentikan produksi kendaraan jenis sport-utility vehicle (SUV) Highlander di Jepang. Perusahaan rencananya akan menyatukan produksi dengan pabrik perakitan mereka di Indiana, Amerika Serikat (AS). Perpindahan ini termasuk perpindahan pembuatan SUV versi bahan bakar minyak-listrik.

Nantinya, ekspor Higlander akan dilakukan dari Indiana, termasuk untuk pasar Rusia dan Australia. Diharapkan, pembangunan pabrik akan selesai tahun depan. Untuk rencana ini, perusahaan mempersiapkan dana US$ 400 juta untuk mengembangkan kapasitas produksi di Princeton, Indiana.

Penguatan yen merupakan salah satu alasan utama Toyota untuk memindahkan produksi ke AS. Selain Toyota, produsen otomotif Jepang seperti Honda Motor Co, dan Nissan Motor Co juga sudah memindahkan sebagian produksi mereka dengan alasan yang sama.

Pabrik Toyota di Princeton, Indiana akan memproduksi 50.000 unit truk ukuran sedang per tahun. Dengan adanya perpindahan produksi, diharapkan akan ada penambahan 400 pekerja di pabrik. Pekan ini, Toyota juga membangun pabrik kedua di Mississippi, untuk mengurangi permintaan Corrolla ke Jepang.




TERBARU

[X]
×