Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Toyota Motor Corporation melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 508.354 kendaraan di Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini dilakukan setelah ditemukan masalah pada panel instrumen kendaraan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan cedera.
Mengutip Reuters (11/8), Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) menyebut panel instrumen pada kendaraan tertentu gagal menampilkan informasi keselamatan penting.
Recall tersebut mencakup sejumlah Toyota Camry Hybrid model tahun 2025 dan 2026.
Masalah terjadi ketika kendaraan dinyalakan. Gangguan pada panel instrumen dapat membuat sejumlah fitur keselamatan tidak aktif, termasuk lampu hazard, lampu sein, sistem peringatan sabuk pengaman, serta pengingat smart key.
Baca Juga: Samsung SDI Ambil Alih Pabrik Baterai GM di AS
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi tidak mendapatkan informasi atau peringatan keselamatan yang seharusnya muncul pada panel instrumen.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dealer Toyota akan melakukan pembaruan perangkat lunak pada sistem tampilan kendaraan. Perbaikan ini akan diberikan secara gratis kepada pemilik kendaraan yang terdampak.
Recall menjadi salah satu langkah penting bagi produsen otomotif untuk mengatasi potensi gangguan keselamatan pada kendaraan yang telah beredar di pasar. Bagi Toyota, penarikan lebih dari 500.000 kendaraan di AS juga menunjukkan besarnya skala perbaikan yang harus dilakukan perusahaan untuk memastikan fitur keselamatan kendaraan berfungsi sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Tesla Akan Menarik Lebih dari 20.000 Kendaraan di AS Karena Masalah Lampu












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
