Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Manchester United membukukan laba pada kuartal II tahun fiskal 2025/2026 seiring langkah efisiensi biaya yang mulai menunjukkan hasil.
Namun, penurunan pendapatan dari sponsor dan penjualan tiket akibat absennya klub dari kompetisi Eropa membatasi pertumbuhan kinerja.
Dalam setahun terakhir, klub berjuluk Setan Merah itu melakukan berbagai penghematan, mulai dari pemangkasan karyawan hingga pengurangan fasilitas seperti makan siang staf.
Baca Juga: Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi 7 Bulan, Pasar Cermati Negosiasi AS–Iran
Langkah ini ditempuh setelah enam tahun berturut-turut mencatatkan kerugian finansial, yang dipicu performa kurang memuaskan baik di dalam maupun luar lapangan.
CEO Manchester United Omar Berrada mengatakan, transformasi di luar lapangan mulai memberikan dampak positif terhadap struktur biaya dan profitabilitas klub.
“Kami kini melihat dampak finansial positif dari transformasi off-pitch yang tercermin pada biaya dan profitabilitas,” ujarnya pada Rabu (25/2/2026).
Secara kinerja olahraga, United menunjukkan tren perbaikan. Setelah performa inkonsisten di awal musim English Premier League, klub menemukan momentum di bawah manajer interim Michael Carrick, mantan gelandang United yang menggantikan pelatih kepala Ruben Amorim pada Januari lalu.
Baca Juga: Ini Poin-Poin Penting Pidato Kenegaraan Presiden Trump di Kongres AS
Di bawah Carrick, United menjadi tim dengan performa terbaik di liga sepanjang 2026. Saat ini mereka berada di posisi keempat klasemen dengan 48 poin dan berpeluang besar lolos ke UEFA Champions League musim depan.
Performa positif ini datang di tengah sorotan terhadap pemilik minoritas klub, Jim Ratcliffe, yang sebelumnya menuai kritik luas setelah pernyataannya terkait isu imigrasi di Inggris.
Pernyataan tersebut mendapat respons keras, termasuk dari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan kelompok suporter klub.
Dari sisi keuangan, utang Manchester United melonjak 37% menjadi 295,7 juta poundsterling pada akhir 2025.
Sementara itu, kas dan setara kas turun menjadi 44,4 juta poundsterling dari 95,5 juta poundsterling pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: China Klaim Penuhi Kewajiban Dagang AS, Peringatkan Risiko Tarif Tambahan
Untuk kuartal yang berakhir 31 Desember, United mencatat laba bersih sebesar 4,2 juta poundsterling (US$ 5,67 juta), berbalik dari rugi 27,7 juta poundsterling pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, klub tetap mempertahankan proyeksi pendapatan tahunan di kisaran 640 juta hingga 660 juta poundsterling, dengan target laba antara 180 juta hingga 200 juta poundsterling.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)