kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Trump ancam kenakan pajak baru ke perusahaan yang produksi di luar AS


Kamis, 14 Mei 2020 / 23:43 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump berdiri di sebelah mesin penguji penyakit virus coronavirus ketika ia memberi pengarahan pers di Rose Garden di Gedung Putih, Washington, AS, 11 Mei 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Ditanya, apakah Trump akan mempertimbangkan untuk memberikan keringanan pajak kepada perusahaan yang mengembalikan operasi manufaktur ke AS, dia bilang, ia bisa mengenakan pajak pada mereka jika tidak pulang ke negeri uak Sam.

"Sejujurnya, satu insentif adalah membebankan pajak untuk mereka ketika mereka membuat produk di luar. Kita tidak perlu berbuat banyak untuk mereka. Mereka harus melakukannya untuk kita," ujar Trump.

Trump menghabiskan banyak dari tiga tahun pertamanya di Gedung Putih untuk mengobarkan perang dagang terhadap China atas praktik perdagangan, transfer teknologi, dan kebijakan industri, lalu memberlakukan tarif hukuman pada impor Tiongkok senilai US$ 370 miliar.

Baca Juga: Marah, Trump menentang negosiasi ulang kesepakatan dagang fase 1 AS-China

Pada Januari, sebelum virus corona menyebar secara global, tarif baru Trump telah menelan biaya perusahaan AS sebesar US$ 46 miliar, menurut data Departemen Perdagangan.

Banyak kelompok bisnis dan ekonom menyerukan Trump untuk memotong tarif, setidaknya untuk sementara, untuk mengurangi tekanan biaya pada perusahaan AS yang menghadapi penurunan pendapatan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×