kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Trump Bungkam soal Serangan ke Iran, Sebut “Terlambat untuk Bicara”


Rabu, 18 Juni 2025 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bercengkrama bersama Presiden AS Donald Trump setelah penandatanganan dokumen Abraham Accords, menormalisasi hubungan antara Israel dan sejumlah negara tetangga Timur Tengah, dalam penyelarasan strategis negara-negara Timur Tengah untuk melawan Iran, di Halaman Selatan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020). REUTERS/Tom Brenner/AWW/djo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak menjawab pertanyaan apakah AS berencana melancarkan serangan ke Iran atau fasilitas nuklirnya.

Namun, Trump menyatakan bahwa Iran telah menghubunginya, meski menurutnya saat ini sudah “terlambat untuk berbicara”.

Baca Juga: Trump Sindir Powell, Isyaratkan Ingin Pimpin The Fed Sendiri

“Ada perbedaan besar antara sekarang dan seminggu yang lalu,” ujar Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih, Rabu (18/6).

“Tidak ada yang tahu apa yang akan saya lakukan.”

Trump menyebut bahwa Iran telah mengusulkan untuk datang dan melakukan pembicaraan di Gedung Putih, meski ia tidak merinci lebih lanjut soal usulan tersebut.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Tolak Seruan Trump untuk Menyerah Tanpa Syarat

Ia juga menggambarkan kondisi Iran saat ini sebagai “benar-benar tak berdaya” dan menyebut negara tersebut tidak memiliki sistem pertahanan udara sama sekali.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×