kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Trump dikabarkan bakal meminta warga Amerika untuk memakai masker bila di luar rumah


Jumat, 03 April 2020 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Amerika Serikat. Trump dikabarkan bakal meminta warga Amerika untuk memakai masker bila di luar rumah. REUTERS/David Ryder


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong warga Amerika untuk memakai masker atau penutup wajah lain. Ini adalah upaya terbaru untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Dilansir dari South China Morning Post, sejumlah sumber menyebut panduan terencana Trump akan mendorong warga Amerika untuk menggunakan penutup buatan sendiri, seperti masker kain, syal atau bandana, ketika di luar rumah.

Baca Juga: Dituduh bantu China tutupi kasus corona, dirjen WHO didesak mundur

Para ahli kesehatan percaya bahwa praktik tersebut, yang umum di negara-negara seperti Singapura dan Jepang akan mengurangi risiko individu yang tidak menunjukkan gejala penyebaran penyakit.

Namun praktik ini memang merupakan hal yang tidak lumrah dilakukan di Amerika Serikat.

Padahal sebelumnya pejabat senior Trump sebelumnya memperingatkan orang Amerika untuk tidak memakai masker dengan alasan bahwa praktik itu bahkan dapat meningkatkan risiko penularan dengan mengarahkan orang untuk lebih sering menyentuh wajah mereka.

Pejabat pemerintahan juga khawatir bahwa itu akan menyebabkan penimbunan, memperburuk kekurangan peralatan pelindung yang sangat dibutuhkan petugas kesehatan.

Baca Juga: Pakar di China sebut pandemi corona akan mulai terkendali pada akhir April

Tetapi seorang pejabat senior lain mengatakan posisi Gedung Putih telah berevolusi mengingat lebih banyak data tentang sejauh mana virus tersebut disebarkan oleh individu tanpa gejala.

Para pejabat juga berencana untuk menekankan bahwa memakai masker bukanlah pengganti untuk menjaga jarak sosial dan mengikuti pedoman lain untuk mengekang penyebaran virus.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×