kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 5.949   24,90   0,42%
  • KOMPAS100 772   1,50   0,19%
  • LQ45 590   0,88   0,15%
  • ISSI 205   1,67   0,82%
  • IDX30 334   0,48   0,14%
  • IDXHIDIV20 414   1,07   0,26%
  • IDX80 88   0,24   0,28%
  • IDXV30 113   0,45   0,40%
  • IDXQ30 107   -0,04   -0,04%

Trump Meminta Produsen Obat AS Pindahkan Produksi dari Luar Negeri ke AS


Sabtu, 22 Februari 2025 / 07:54 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump arrives at the White House in Washington, D.C., U.S., February 19, 2025. REUTERS/Nathan Howard


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump memperingatkan pada perusahaan farmasi AS bahwa tarif akan diberlakukan. Perusahaan farmasi AS harus bergegas memindahkan produksi yang ada di luar negeri ke AS. 

Menurut dua orang yang mengetahui percakapan tersebut bilang, meskipun cenderung pro-bisnis, Trump memiliki hubungan yang tidak mulus dengan perusahaan farmasi pada masa jabatan pertamanya. 

Seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (22/2), Trump bertemu di Gedung Putih pada hari Kamis (20/2) dengan para eksekutif termasuk Kepala Eksekutif Eli Lilly & Co. David Ricks, CEO Merck & Co. Robert Davis, CEO Pfizer Inc. Albert Bourla, dan Stephen Ubl, pemimpin organisasi lobi terbesar di industri tersebut. 

Baca Juga: Wall Street Melemah Lantaran Pasar Menilai Ancaman Tarif Trump, Saham Walmart Melorot

Dalam kesempatan tersebut, para eksekutif berharap dapat meyakinkan Trump untuk mendukung pengurangan undang-undang yang memungkinkan pemerintah federal untuk menegosiasikan harga obat-obatan tertentu, serta mendukung kebijakan untuk mengendalikan perantara yang dianggap meningkatkan biaya yang harus dibayar. 




TERBARU

[X]
×