kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Trump: Pembicaraan dengan Kim berlangsung sangat baik


Selasa, 12 Juni 2018 / 12:46 WIB
Trump: Pembicaraan dengan Kim berlangsung sangat baik
ILUSTRASI. Kim Jong Un dan Donald Trump


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjalan dengan baik.

Bahkan pertemuan yang digelar di Hotel Capella Pulau Sentosa, Selasa (12/6) lebih baik dari perkiraan siapa pun yang akan ditandai dengan penandatanganan dokumen setelah pembicaraan tentang mengakhiri kebuntuan nuklir di Semenanjung Korea.

“Banyak kemajuan, benar-benar sangat positif. Saya kira lebih baik dari yang diharapkan siapa pun. Yang paling penting, kami akan menuju ke penandatanganan,” kata Trump wartawan, tanpa memberikan rincian tentang apa yang akan ditandatangani sebagaimana dikutip dari Reuters.

Kim berdiri diam di samping Trump ketika ia berbicara dengan media selama berjalan-jalan setelah makan siang di taman-taman hotel tempat pertemuan diadakan. Sebelumnya, Kim menggambarkan pertemuan mereka sebagai "awal yang baik untuk perdamaian".

Kedua pria itu berjalan ke limusin Trump dan melihat ke belakang, dengan Trump menunjukkan kepada Kim sesuatu di dalamnya. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan mereka.

Jika keduanya berhasil membuat terobosan, ini bisa membawa perubahan lanskap keamanan Asia Timur Laut. Seperti kunjungan mantan Presiden AS Richard Nixon ke China pada 1972 menyebabkan transformasi China.

Dalam KTT ini, Trump ditemani Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, dan John Kelly, Kepala Staf Gedung Putih. Sedangkan, Kim membawa mantan kepala intelijen militer Kim Yong Chol, menteri luar negeri Ri Yong Ho dan wakil ketua Partai Buruh yang berkuasa Ri Su Yong.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×