kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.902   79,00   0,44%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Trump Pertimbangkan Suntikan Dana untuk Industri Drone Nasional


Kamis, 28 Mei 2026 / 09:39 WIB
Trump Pertimbangkan Suntikan Dana untuk Industri Drone Nasional
ILUSTRASI. ilustrasi bendera AS (Grace Hollars/USA TODAY via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Pemerintahan Trump sedang dalam pembicaraan untuk memberikan pendanaan kepada beberapa perusahaan drone, termasuk Unusual Machines dan Neros yang didukung Sequoia Capital, demikian laporan Wall Street Journal pada hari Rabu (27/5), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Dominasi drone digambarkan sebagai prioritas presiden dalam permintaan anggaran pertahanan Presiden Trump sebesar US$1,5 triliun untuk tahun fiskal 2027.

Baca Juga: Won Korea dan Peso Filipina Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Kamis (28/5)

Diskusi selama berbulan-bulan antara perusahaan sektor swasta dan Pentagon telah mencakup Kantor Modal Strategis, unit pinjaman era Biden yang berfokus pada perusahaan-perusahaan yang penting bagi rantai pasokan keamanan nasional, demikian laporan Journal.

Unusual Machines adalah pembuat komponen drone yang menjadikan Donald Trump Jr. sebagai penasihatnya, sementara Neros adalah perusahaan rintisan yang mengkhususkan diri dalam drone otonom.

Performance Drone Works, yang memenangkan kontrak untuk memasok drone pengintai kepada Angkatan Darat AS, juga sedang dipertimbangkan untuk kemungkinan pendanaan, tambah laporan tersebut.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Gedung Putih, Pentagon, dan perusahaan-perusahaan tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Beberapa proposal yang sedang dibahas termasuk pendanaan melalui campuran utang dan ekuitas yang dapat memberikan kepemilikan saham kepada pemerintah, kata laporan tersebut.

Baca Juga: China Luncurkan Obligasi Hijau US$ 885 Juta untuk Biayai Proyek Ramah Lingkungan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×