Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
Empat Kandidat dalam Daftar Pendek
Kini, Trump disebut telah mengerucutkan pilihan pada empat kandidat. Seluruhnya sejalan dengan pandangan Trump bahwa suku bunga perlu diturunkan salah satu kriteria utama presiden dalam menentukan pilihannya.
Kevin Warsh melonjak menjadi kandidat teratas di pasar prediksi pada Kamis. Platform Polymarket dan Kalshi sama-sama mematok peluang Warsh di atas 80% untuk menjadi Ketua The Fed berikutnya.
Warsh dikenal mendorong “perubahan rezim” di bank sentral, termasuk keinginan untuk mengecilkan neraca The Fed pandangan yang berpotensi bertentangan dengan preferensi Trump terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar.
Trump hampir menunjuk Warsh sebagai Ketua The Fed pada 2018, namun akhirnya memilih Powell, keputusan yang kerap ia sesali secara terbuka.
Kandidat lain adalah Rick Rieder, Chief Investment Officer global fixed income BlackRock, yang hingga Rabu masih menjadi favorit utama.
Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Fluktuatif (30/1), Bersiap Catat Kinerja Bulanan Terbaik 3 Tahun
Rieder tidak memiliki pengalaman di pemerintahan maupun The Fed, dan dipandang sebagai figur segar di institusi yang kerap dituding Trump memiliki bias politik.
Nama lain yang masuk bursa adalah Gubernur The Fed Christopher Waller, salah satu dari dua pejabat yang menentang keputusan mempertahankan suku bunga pekan ini.
Waller sebelumnya menjadi pejabat The Fed pertama yang menyatakan bahwa tarif tidak akan memicu inflasi dan ekonomi membutuhkan dukungan suku bunga lebih rendah.
Sementara itu, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett yang sempat menjadi kandidat kuat, kini dinilai kecil kemungkinannya dipilih setelah Trump menyatakan lebih memilih Hassett tetap di posisinya saat ini. Hassett dikenal sebagai pendukung setia kebijakan-kebijakan Trump, termasuk tarif tinggi dan pengetatan imigrasi.












