kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

UBS Pangkas Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Asia


Senin, 06 Oktober 2008 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. A view of an empty Changi Airport Terminal 2 a day before its 18-month closure due to the impact of the coronavirus disease (COVID-19) outbreak, in Singapore April 30, 2020. REUTERS/Edgar Su


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. UBS AG memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi Asia pada tahun depan. UBS beralasan, kawasan Asia akan menghadapi resesi akibat melempemnya perekonomian global. Namun, Jepang tidak masuk dalam prediksi tersebut.

Menurut Duncan Wooldridge dari UBS, mereka memprediksi, perekonomian kawasan Asia pada 2009 nanti hanya akan tumbuh sebesar 6,1%. Padahal sebelumnya, UBS memprediksi kawasan ini akan tumbuh sebesar 6,9%. Sementara itu, UBS juga memangkas prediksinya atas perekonomian China dari 8,8% menjadi 8% saja. Sebelumnya, untuk tahun ini, UBS sudah memangkas pertumbuhan ekonomi China dari 10% menjadi 9,6% saja.

Wooldridge juga bilang, resesi di Amerika Serikat yang semakin terpuruk dari perkiraan UBS sebelumnya, juga adanya perlambatan pertumbuhan di Eropa dan Jepang ikut mengubah kondisi perekonomian Asia. “Adanya penurunan tajam pada bursa saham Asia akan mengurangi tingkat konsumsi dan investasi. Selain itu, resesi yang terus berlanjut dan sulitnya pemulihan ekonomi merupakan tantangan berat bagi pasar,” tambahnya. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×