kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

UE butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk perbaiki euro


Sabtu, 05 November 2011 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. 6 Fakta menarik anak yang lahir pertama, ditakdirkan sukses dari lahir! REUTERS/Kevin Coombs TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Rizki Caturini

BERLIN. Uni Eropa (UE) membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk memperbaiki kondisi euro serta menyelesaikan krisis utang Eropa.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan, saat ini Eropa memiliki pekerjaan yang sangat berat untuk dijalankan. Hal ini dikatakan Merkel, setelah UE gagal melobi investor potensial seperti China dan Brasil dalam pertemuan G20 untuk mencari dana tambahan guna menyelamatkan Eropa dari jurang krisis utang.

Ketidakjelasan tentang bagaimana langkah penyelamatan krisis Eropa ini makin memuncak ketika Perdana Menteri Yunani George Papandreou memenangkan voting mosi tak percaya, namun di waktu yang sama di perkirakan akan lengser dari posisinya saat ini.

Kondisi politik di Yunani memanas akibat tidak terciptanya satu suara dari parlemen sebelumnya mengenai sikap Yunani terhadap tawaran bailout dari UE. Untuk itulah wacana pembentukan pemerintahan koalisi muncul yang bertujuan untuk menyeragamkan sikap anggota parlemen.

Pembicaraan mengenai pembentukan pemerintahan koalisi akan segera dimulai. Papandreou menyebut ini sebagai senjata untuk memerangi krisis ekonomi yang saat ini terus menyebar ke negara-negara Eropa lainnya.




TERBARU

[X]
×