kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45787,20   0,76   0.10%
  • EMAS1.012.000 0,40%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

UEA membuka kembali tempat sholat di mal saat jumlah kasus Covid-19 semakin mereda


Minggu, 19 Juli 2020 / 13:55 WIB
UEA membuka kembali tempat sholat di mal saat jumlah kasus Covid-19 semakin mereda
ILUSTRASI. Suasana di luar mal Dubai setelah pemerintah Uni Emirat Arab mengurangi jam malam dan memperbolehkan toko untuk buka, menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (3/5/2020). REUTERS/Abdel Hadi Ramahi

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - DUBAI. UEA membuka kembali tempat ibadah di mal dan menara dengan kapasitas 30 persen mulai 20 Juli karena negara itu semakin melonggarkan kebijakan pembatasan sosial yang sebelumnya diberlakukan untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

Para pengunjung yang beribadah harus menjaga jarak fisik dua meter, tidak diperbolehkan berkumpul sebelum dan sesudah sholat, juga harus menghindari berjabatan tangan dalam segala bentuk, membersihkan tangan mereka sebelum memasuki ruang sholat serta memakai masker mereka setiap saat, kantor berita pemerintah WAM melaporkan dikutip Arab News.

Baca Juga: Corona di AS: Lebih dari 80 bayi positif Covid-19 di Texas

Orang-orang juga diharuskan membaca Al-Quran melalui perangkat elektronik pribadi mereka termasuk smartphone dan harus menggunakan sajadah sekali pakai, yang akan tersedia di ruang sholat.

Tempat wudhu akan didesinfeksi setelah digunakan oleh setiap orang sementara ruang sholat juga akan disterilkan setelah setiap doa dan ditutup sampai waktu sholat berikutnya.

Baca Juga: Singapura alami resesi ekonomi, efek ke Indonesia relatif terbatas

Sementara itu UEA mengkonfirmasi 289 kasus virus corona baru dalam semalam setelah melakukan 46.000 tes tambahan. Negara ini sekarang memiliki 56.711 infeksi hingga saat ini. Satu orang juga meninggal karena komplikasi COVID-19, sehingga angka kematian negara itu menjadi 338, kata pejabat kesehatan.

Jumlah pemulihan meningkat menjadi 48.917 setelah 469 pasien kemudian dites negatif dari coronavirus.



TERBARU

[X]
×