kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ukraina Bersiap Melancarkan Serangan Balasan atas Rusia di Wilayah Selatan


Selasa, 05 Juli 2022 / 23:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KYIV. Oleksiy Arestovych, Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mengatakan, Ukraina bersiap untuk melancarkan serangan balasan di wilayah selatan negaranya.

"Merebut kota-kota di timur (Ukraina) berarti 60 persen pasukan Rusia sekarang terkonsentrasi di timur, dan sulit bagi mereka untuk diarahkan ke selatan," ungkap dia dalam sebuah video yang di-posting online, Selasa (5/7), seperti dikutip Reuters.

"Dan, tidak ada lagi kekuatan yang bisa didatangkan dari Rusia. Mereka membayar mahal untuk Sievierodonetsk dan Lysychansk," imbuhnya.

Baca Juga: Ukraina: Penaklukan Lysychansk Kemenangan Terakhir bagi Rusia di Wilayah Ukraina

Selain bersiap untuk melancarkan serangan balasan di wilayah selatan, pada Selasa (5/7), pasukan Ukraina mengambil garis pertahanan baru di Donetsk, di mana mereka masih menguasai kota-kota besar di provinsi itu.

"Ini (penaklukan Kota Lysychansk) adalah kemenangan terakhir bagi Rusia di wilayah Ukraina," tegas Arestovych.

Sebelum Lysychansk, Rusia merebut Kota Sievierodonetsk. Kota kembar ada di Provinsi Luhansk, Ukraina timur, satu dari dari dua wilayah di Donbas yang menjadi tujuan untuk Rusia taklukkan.

"Sievierodonetsk dan Lysychansk adalah kota-kota berukuran sedang. Dan, (pertempuran) ini berlangsung dari 4 April hingga 4 Juli, itu 90 hari. Begitu banyak kerugian (dari pihak Rusia)," kata Arestovych.




TERBARU

[X]
×