kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ulah Donald Trump: Bisa Gunakan Kekuatan untuk Rebut Terusan Panama dan Greenland


Rabu, 08 Januari 2025 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. Trump pada hari Selasa (7/1/2025) menolak untuk mengesampingkan penggunaan tindakan militer atau ekonomi untuk mengejar akuisisi Terusan Panama dan Greenland. REUTERS/Brian Snyder


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kanada: Kami takkan pernah mundur

Menteri luar negeri Kanada, Melanie Joly, mengunggah cuitan pada media sosial X sebagai tanggapan atas pernyataan Trump.

"Komentar Presiden terpilih Trump menunjukkan kurangnya pemahaman tentang apa yang membuat Kanada menjadi negara yang kuat. Ekonomi kita kuat. Rakyat kita kuat. Kita tidak akan pernah mundur dalam menghadapi ancaman," tegasnya.

Diplomat tertinggi Panama juga menepis ancaman pemimpin AS yang baru untuk merebut kembali jalur air global utama, yang dibangun dan dimiliki AS sebelum menyerahkan kendali kepada negara Amerika Tengah itu pada tahun 1999.

"Satu-satunya pihak yang mengendalikan terusan itu adalah orang Panama dan akan terus seperti itu," tegas Menteri Luar Negeri Panama Javier Martinez-Acha mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa.

Tonton: Bendera AS Dikibarkan Setengah Tiang pada Hari Pelantikan, Trump Marah

Duta Besar Daniel Fried, seorang diplomat AS yang sudah pensiun dan kini bekerja di lembaga pemikir Atlantic Council, mengatakan bahwa komentar Trump menggambarkan kekuatan nasional sebagai perluasan wilayah dan membandingkannya dengan "seorang imperialis abad ke-19".

"Merebut Greenland, akan menghancurkan NATO, karena hal itu akan membuat kita tidak berbeda dengan Vladimir Putin presiden Rusia," kata Fried.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×