kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Ulah nakal General Motors membuat Saab bangkrut


Selasa, 07 Agustus 2012 / 19:48 WIB
ILUSTRASI. Aksi jual bersih investor asing selama sepekan terakhir sudah mencapai Rp 1,12 triliun.


Reporter: Dityasa H Forddanta, Reuters |

AMSTERDAM. Produsen mobil sport asal Jerman, Spyker NV, menuntut denda General Motors (GM) senilai US$ 3 miliar. Pasalnya, GM dituding menghalangi kerja sama Saab Automobile, anak perusahaan Skyper, dengan investor asal China.

Angka yang diajukan sebagai ganti rugi tersebut dihitung berdasarkan nilai investasi, jika Saab dan Zhejiang Youngman Lotus Automobile Co jadi menandatangani kontrak kerja sama.

Menurut pihak Spyker, Saab telah menemukan cara brilian untuk mengamankan likuiditasnya dengan bekerja sama dengan investor asal China. Namun, GM merasa tersaingi dan langsung menerbitkan informasi palsu mengenai kontrak di antara kedua belah pihak.

Akibat ulah GM tersebut, salah satu merek terbaik asal Swedia ini harus merugi. Bahkan, Mei 2011, Saab memberhentikan proses produksi karena tidak mampu membayar para supplier dan pekerjanya.

Untuk mengamankan posisi Saab, administrator Swedia telah memilih konsorsium lokal, NEVS (National Electric Vehicle Sweden). Dalam waktu dekat, NEVS akan membeli saham Saab dengan harga yang masih dinegosiasikan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×