kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.139   42,00   0,23%
  • IDX 5.385   -54,15   -1,00%
  • KOMPAS100 697   -5,83   -0,83%
  • LQ45 542   -5,42   -0,99%
  • ISSI 185   -1,81   -0,97%
  • IDX30 303   -2,89   -0,94%
  • IDXHIDIV20 399   -3,74   -0,93%
  • IDX80 80   -0,58   -0,72%
  • IDXV30 111   -1,16   -1,04%
  • IDXQ30 101   -0,80   -0,78%

Uni Eropa denda Amazon US$ 294 juta


Kamis, 05 Oktober 2017 / 07:30 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - BRUSSEL. Uni Eropa memerintahkan Amazon membayar denda senilai € 250 juta atau setara US$ 294,38 juta. Ini merupakan hukuman atas tunjangan pajak ilegal yang diberikan Luksemburg kepada Amazon.

Komisi persaingan usaha Uni Eropa menyatakan bahwa Amazon mendapat perlakuan istimewa dari Luksemburg, yang membiarkan sebagian keuntungannya mengalir ke perusahaan induk tanpa dibebani pajak yang sewajarnya.

"Luksemburg memberikan tunjangan pajak ilegal kepada Amazon. Akibatnya, hampir tiga perempat keuntungan Amazon tidak dibebani pajak," terang Margrethe Vestager, Komisaris Persaingan Usaha Uni Eropa, seperti dikutip Reuters, Rabu (4/10).

Namun tudingan itu langsung disanggah manajemen Amazon. "Kami tidak menerima perlakukan khusus dari Luksemburg, dan kami membayar pajak sesuai dengan aturan di Luksemburg dan pajak internasional," jelas Amazon dalam pernyataan tertulisnya.

Asal tahu saja, Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker adalah Perdana Menteri Luksemburg selama dua periode hingga tahun 2013. Semasa menjabat, Juncker banyak mendapat kritik karena perannya dalam sejumlah kesepakatan perpajakan yang merugikan Uni Eropa. Kasus itu pun satu persatu kini mulai terungkap ke publik.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×