kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Virus corona mereda, China isyaratkan cabut isolasi di Hubei


Senin, 09 Maret 2020 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas medis memakai pakaian pelindung menunjukkan gerakan-gerakan rehabilitasi kepada pasien virus corona baru di bangsal Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat wabah Covid-19, di Provinsi Hubei, China, 24 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pada Senin (9/3), semua kasus baru di provinsi tersebut berada di Wuhan. Tapi, Pemerintah Provinsi Hubei mengatakan, di Wuhan hampir 31.000 pasien sudah pulih dan pulang dari rumahsakit.

Itu sebabnya, kantor berita Xinhua melaporkan, sebanyak 11 dari 16 rumahsakit darurat di Wuhan, yang dikonversi dari fasilitas umum termasuk stadion dan sekolah, ditutup pada Minggu (8/3).

Dua dari rumahsakit darurat yang ditutup, hasil konversi stadion olahraga dan pabrik, memiliki kapasitas yang cukup untuk hampir 2.000 pasien. Kemarin, kedua rumahsakit itu memulangkan 61 pasien terakhir.

Baca Juga: Pabrik mobil di Wuhan sudah beroperasi, produsen global malah khawatir

Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan, satu-satunya kasus baru virus corona di luar Hubei adalah empat kasus impor dari luar negeri. Ini menjadikan total infeksi impor di Tiongkok jadi 67 kasus.

Kasus impor meningkatkan kekhawatiran atas kemajuan China dalam menurunkan infeksi bisa gagal. Beberapa pemerintah daerah memberlakukan karantina bagi mereka yang datang dari negara yang terkena dampak parah Covid-19.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×