kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.908   33,00   0,18%
  • IDX 6.339   -1,30   -0,02%
  • KOMPAS100 837   -2,22   -0,26%
  • LQ45 633   -3,29   -0,52%
  • ISSI 218   -0,43   -0,20%
  • IDX30 357   -1,70   -0,47%
  • IDXHIDIV20 442   -1,65   -0,37%
  • IDX80 95   -0,41   -0,43%
  • IDXV30 119   0,05   0,05%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Wabah Ebola baru merebak, Guinea minta bantuan WHO


Senin, 15 Februari 2021 / 16:32 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

WHO akan bekerja sama dengan otoritas kesehatan di Liberia dan Sierra Leone untuk meningkatkan kapasitas pengawasan dan pengujian, mengingat lokasi penemuan Ebola sangat dekat dengan perbatasan.

Virus Ebola secara umum menyebabkan muntah dan diare parah, serta menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh, Ebola juga memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dari Covid-19.

Pada tahun 2013-2016 wabah Ebola menyebar di Afika Barat dimulai dari kota Nzerekore, Guinea. Lokasinya yang berada di perbatasan membuat virus cepat menyebar ke negara sekitar. Pada akhirnya Ebola membunuh setidaknya 11.300 orang, dengan sebagian besar kasus di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Wabah Ebola kedua kembali terjadi pada bulan Juni 2020 lalu di Republik Demokratik Kongo. Saat itu Ebola membunuh lebih dari 2.200 orang. Varian vaksin baru saat itu diciptakan dan berhasil menghentikan wabah.

Selanjutnya: Anggota Tim WHO menyebut China ogah berbagi data mentah pasien Covid-19 fase awal




TERBARU

[X]
×