kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.605   52,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wabah Ebola baru merebak, Guinea minta bantuan WHO


Senin, 15 Februari 2021 / 16:32 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

WHO akan bekerja sama dengan otoritas kesehatan di Liberia dan Sierra Leone untuk meningkatkan kapasitas pengawasan dan pengujian, mengingat lokasi penemuan Ebola sangat dekat dengan perbatasan.

Virus Ebola secara umum menyebabkan muntah dan diare parah, serta menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh, Ebola juga memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dari Covid-19.

Pada tahun 2013-2016 wabah Ebola menyebar di Afika Barat dimulai dari kota Nzerekore, Guinea. Lokasinya yang berada di perbatasan membuat virus cepat menyebar ke negara sekitar. Pada akhirnya Ebola membunuh setidaknya 11.300 orang, dengan sebagian besar kasus di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Wabah Ebola kedua kembali terjadi pada bulan Juni 2020 lalu di Republik Demokratik Kongo. Saat itu Ebola membunuh lebih dari 2.200 orang. Varian vaksin baru saat itu diciptakan dan berhasil menghentikan wabah.

Selanjutnya: Anggota Tim WHO menyebut China ogah berbagi data mentah pasien Covid-19 fase awal




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×