kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.720   -221,51   -3,73%
  • KOMPAS100 756   -29,48   -3,75%
  • LQ45 571   -17,70   -3,01%
  • ISSI 198   -7,78   -3,78%
  • IDX30 324   -9,35   -2,80%
  • IDXHIDIV20 403   -9,02   -2,19%
  • IDX80 86   -3,07   -3,46%
  • IDXV30 110   -3,65   -3,22%
  • IDXQ30 105   -2,66   -2,47%

Wah, Obama berhenti merokok karena takut istri


Selasa, 24 September 2013 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. Bunga telang kaya manfaat untuk kesehatan.


Sumber: BBC |

NEW YORK. Ada cerita yang sangat menarik dan unik dari Gedung Putih. Presiden Amerika Serikat Barack Obama rupanya, berhasil menghentikan kebiasaan merokok karena dia takut kepada istrinya, Michelle Obama.

Hal itu diungkapkan oleh Obama sebagai sebuah kelakar dalam acara pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Senin (23/09).

Presiden AS, yang tampaknya tidak menyadari dirinya direkam kamera, tengah berbincang dengan Maina Kiai, staf khusus PBB tentang hak atas kebebasan berkumpul dan berserikat.

Obama secara pribadi mengatakan kepada Kiai bahwa ia sudah tidak merokok sejak sekitar enam tahun lalu.

"Itu karena saya takut istri saya," katanya sambil tersenyum.

"Saya harap Anda juga berhenti merokok," kata Obama kepada Kiai yang asal Kenya itu.

"Kadang-kadang," Kiai menjawabnya, seiring mereka saling berjabat tangan dan tersenyum.

Baik Obama dan Kiai sama-sama belajar di Harvard University Law School.

Percakapan mereka berdua direkam dengan mikrofon yang menyala, dan kemudian disiarkan oleh stasiun televisi CNN.

Obama sebelumnya memang diketahui berjuang untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. Pada 2011, Michelle Obama mengatakan suaminya akhirnya menghentikan kebiasaan itu.

Dalam sebuah penelitian, perokok yang berhasil menghentikan kebiasaannya cenderung merasa lebih tenang meski ada kepercayaan bahwa merokok dapat meredakan stress.

Riset itu dilakukan British Journal of Psychiatry atas sekitar 500 perokok di klinik berhenti merokok di Inggris




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×