kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Walt Disney Dikabarkan Pangkas 1.000 Karyawan, Fokus Efisiensi di Divisi Pemasaran


Kamis, 09 April 2026 / 08:45 WIB
Walt Disney Dikabarkan Pangkas 1.000 Karyawan, Fokus Efisiensi di Divisi Pemasaran
ILUSTRASI. Walt Disney (REUTERS/Fred Prouser)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Walt Disney Company berencana memangkas hingga 1.000 posisi karyawan dalam beberapa pekan ke depan, dengan sebagian besar berasal dari divisi pemasaran.

Melansir Reuters pada Kamis (9/4/2026), mengutip laporan The Wall Street Journal, rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) ini sebenarnya telah disusun sebelum Josh D'Amaro menjabat sebagai chief executive officer (CEO) pada Maret lalu.

Baca Juga: Harga Emas Stabil di US$4.715 Kamis (9/4) Pagi, Menunggu Kejelasan Gencatan Senjata

Jumlah karyawan yang terdampak diperkirakan kurang dari 1% dari total tenaga kerja Disney yang mencapai sekitar 231.000 orang hingga akhir tahun fiskal 2025.

Langkah efisiensi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk merampingkan struktur organisasi, khususnya di sektor pemasaran.

Chief Marketing Officer Disney Asad Ayaz disebut tengah mengonsolidasikan fungsi pemasaran dalam satu organisasi terpadu.

Inisiatif tersebut dijalankan melalui proyek internal bertajuk “Project Imagine”, yang bertujuan menekan biaya sekaligus meningkatkan efektivitas operasional.

Ayaz sendiri mulai memimpin organisasi pemasaran terpadu di tingkat perusahaan sejak Januari lalu.

Baca Juga: Israel Gempur Lebanon, Hezbollah Balas Serang Israel Utara

Hingga saat ini, Disney belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut. Reuters juga menyebut belum dapat memverifikasi informasi ini secara independen.

Langkah efisiensi ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri hiburan global, di mana perusahaan berupaya menekan biaya di tengah tekanan bisnis dan perubahan pola konsumsi konten digital.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×