Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Walt Disney Company berencana memangkas hingga 1.000 posisi karyawan dalam beberapa pekan ke depan, dengan sebagian besar berasal dari divisi pemasaran.
Melansir Reuters pada Kamis (9/4/2026), mengutip laporan The Wall Street Journal, rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) ini sebenarnya telah disusun sebelum Josh D'Amaro menjabat sebagai chief executive officer (CEO) pada Maret lalu.
Baca Juga: Harga Emas Stabil di US$4.715 Kamis (9/4) Pagi, Menunggu Kejelasan Gencatan Senjata
Jumlah karyawan yang terdampak diperkirakan kurang dari 1% dari total tenaga kerja Disney yang mencapai sekitar 231.000 orang hingga akhir tahun fiskal 2025.
Langkah efisiensi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk merampingkan struktur organisasi, khususnya di sektor pemasaran.
Chief Marketing Officer Disney Asad Ayaz disebut tengah mengonsolidasikan fungsi pemasaran dalam satu organisasi terpadu.
Inisiatif tersebut dijalankan melalui proyek internal bertajuk “Project Imagine”, yang bertujuan menekan biaya sekaligus meningkatkan efektivitas operasional.
Ayaz sendiri mulai memimpin organisasi pemasaran terpadu di tingkat perusahaan sejak Januari lalu.
Baca Juga: Israel Gempur Lebanon, Hezbollah Balas Serang Israel Utara
Hingga saat ini, Disney belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut. Reuters juga menyebut belum dapat memverifikasi informasi ini secara independen.
Langkah efisiensi ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri hiburan global, di mana perusahaan berupaya menekan biaya di tengah tekanan bisnis dan perubahan pola konsumsi konten digital.













