Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan, Presiden Donald Trump menunjukkan sikap “tidak sabar” dalam mendorong kemajuan negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran.
Berbicara dalam sebuah acara di Budapest, Hungaria, Vance menyebut, Trump telah menginstruksikan tim negosiasi AS untuk berunding dengan itikad baik.
Baca Juga: Zelensky Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Desak Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina
Ia menilai, kesepakatan masih mungkin tercapai, asalkan Iran juga menunjukkan komitmen yang sama.
“Presiden telah mengatakan kepada saya dan seluruh tim negosiasi untuk bekerja dengan itikad baik guna mencapai kesepakatan,” ujar Vance dilansir dari Reuters Rabu (8/4/2026).
Namun, ia mengingatkan bahwa situasi saat ini masih rapuh. Menurutnya, sebagian pihak di Iran menunjukkan sikap konstruktif dalam perundingan, tetapi sebagian lainnya belum.
Ia pun menyebut kondisi ini sebagai “gencatan senjata yang rapuh”.
“Trump tidak sabar untuk melihat kemajuan. Jika mereka bernegosiasi dengan itikad baik, kita bisa mencapai kesepakatan. Tapi itu sangat bergantung pada Iran,” tambahnya.
Baca Juga: Serangan di Selat Hormuz Tewaskan Tiga Awak Kapal Thailand
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan.
Kesepakatan ini berpotensi menghentikan konflik yang telah berlangsung enam minggu, menewaskan ribuan orang, serta mengganggu pasokan energi global.
Trump mengumumkan kesepakatan tersebut pada Selasa malam, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi ancaman serangan besar.













