kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Wapres AS Sebut Trump “Tak Sabar”, Dorong Kemajuan Negosiasi dengan Iran


Rabu, 08 April 2026 / 17:44 WIB
Wapres AS Sebut Trump “Tak Sabar”, Dorong Kemajuan Negosiasi dengan Iran
ILUSTRASI. Donald Trump (via REUTERS/Kenny Holston/The New York Times)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan, Presiden Donald Trump menunjukkan sikap “tidak sabar” dalam mendorong kemajuan negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran.

Berbicara dalam sebuah acara di Budapest, Hungaria, Vance menyebut, Trump telah menginstruksikan tim negosiasi AS untuk berunding dengan itikad baik.

Baca Juga: Zelensky Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Desak Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina

Ia menilai, kesepakatan masih mungkin tercapai, asalkan Iran juga menunjukkan komitmen yang sama.

“Presiden telah mengatakan kepada saya dan seluruh tim negosiasi untuk bekerja dengan itikad baik guna mencapai kesepakatan,” ujar Vance dilansir dari Reuters Rabu (8/4/2026).

Namun, ia mengingatkan bahwa situasi saat ini masih rapuh. Menurutnya, sebagian pihak di Iran menunjukkan sikap konstruktif dalam perundingan, tetapi sebagian lainnya belum.

Ia pun menyebut kondisi ini sebagai “gencatan senjata yang rapuh”.

“Trump tidak sabar untuk melihat kemajuan. Jika mereka bernegosiasi dengan itikad baik, kita bisa mencapai kesepakatan. Tapi itu sangat bergantung pada Iran,” tambahnya.

Baca Juga: Serangan di Selat Hormuz Tewaskan Tiga Awak Kapal Thailand

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan.

Kesepakatan ini berpotensi menghentikan konflik yang telah berlangsung enam minggu, menewaskan ribuan orang, serta mengganggu pasokan energi global.

Trump mengumumkan kesepakatan tersebut pada Selasa malam, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi ancaman serangan besar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×