Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
Menurut Bloomberg, Buffett kini menempati peringkat ke-10 orang terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar US$150 miliar. Meski demikian, ia telah berkomitmen untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk kegiatan filantropi.
Selama menjabat, Buffett dikenal konsisten menolak kenaikan gaji. Dalam dokumen perusahaan disebutkan bahwa kompensasinya tidak pernah naik selama lebih dari 40 tahun, atas keinginannya sendiri.
Komite remunerasi Berkshire bahkan memiliki kebijakan bahwa kinerja laba maupun harga saham tidak dijadikan dasar dalam penentuan gaji eksekutif.
Baca Juga: Pesan yang Mengharukan dari Warren Buffett untuk Investor Berkshire Hathaway
Gaya hidup sederhana Buffett juga tercermin dari fasilitas yang ia gunakan. Meski perusahaan menanggung biaya keamanan pribadi dan rumahnya yang pada 2024 mencapai sekitar US$ 305.111, Buffett tidak menggunakan mobil dinas atau pesawat perusahaan untuk kepentingan pribadi.
Ia bahkan diketahui mengganti biaya perangko dan pengiriman surat pribadi kepada perusahaan setiap akhir tahun.
Buffett juga masih tinggal di rumah yang sama selama beberapa dekade, memperkuat reputasinya sebagai konglomerat dengan gaya hidup bersahaja.
Kontras antara gaji Buffett dan penerusnya menegaskan pergeseran zaman di Berkshire Hathaway, sekaligus menjadi pengingat bahwa filosofi kepemimpinan Buffett selama ini lebih bertumpu pada kepemilikan dan kinerja jangka panjang, bukan pada besarnya gaji di kursi eksekutif.












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
