kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.737   -121,96   -1,78%
  • KOMPAS100 897   -19,04   -2,08%
  • LQ45 659   -10,81   -1,61%
  • ISSI 244   -4,17   -1,68%
  • IDX30 372   -4,53   -1,20%
  • IDXHIDIV20 455   -5,95   -1,29%
  • IDX80 102   -1,78   -1,71%
  • IDXV30 130   -1,85   -1,40%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Waspada, Perekonomian Thailand Hampir Mengalami Krisis


Rabu, 21 Agustus 2024 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif. REUTERS/Jorge Silva


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif.

Mengutip Reuters, Rabu (21/8), Pejabat pelaksana Menteri Keuangan Thailand Pichai Chunhavajira dalam sebuah seminar bisnis mengatakan, ekspor menyumbang 70% perekonomian tetapi sektor manufaktur tidak dapat memenuhi permintaan pasar.

“Kita tidak bisa bersaing. Kita tidak bisa beradaptasi pada waktunya,” ujarnya.

Baca Juga: Raja Thailand dukung Paetongtarn Shinawatra sebagai Perdana Menteri

Pada kuaartal II-2024, ekonomi Thaiand tumbuh 2,3%, meningkat dari pertumbuhan 1,6% pada kuartal sebelumnya.

Namun pertumbuhan secara kuartalan melambat menjadi 0,8% pada kuartal kedua dari ekspansi 1,2% pada kuartal I-2024.

Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Thailand sebesar 2,7% pada tahun 2024, setelah pertumbuhan tahun lalu sebesar 1,9%, tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan.

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utamanya pada level tertinggi dalam lebih dari satu dekade sebesar 2,50% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada hari Rabu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×