kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Waspada, Perekonomian Thailand Hampir Mengalami Krisis


Rabu, 21 Agustus 2024 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif. REUTERS/Jorge Silva


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif.

Mengutip Reuters, Rabu (21/8), Pejabat pelaksana Menteri Keuangan Thailand Pichai Chunhavajira dalam sebuah seminar bisnis mengatakan, ekspor menyumbang 70% perekonomian tetapi sektor manufaktur tidak dapat memenuhi permintaan pasar.

“Kita tidak bisa bersaing. Kita tidak bisa beradaptasi pada waktunya,” ujarnya.

Baca Juga: Raja Thailand dukung Paetongtarn Shinawatra sebagai Perdana Menteri

Pada kuaartal II-2024, ekonomi Thaiand tumbuh 2,3%, meningkat dari pertumbuhan 1,6% pada kuartal sebelumnya.

Namun pertumbuhan secara kuartalan melambat menjadi 0,8% pada kuartal kedua dari ekspansi 1,2% pada kuartal I-2024.

Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Thailand sebesar 2,7% pada tahun 2024, setelah pertumbuhan tahun lalu sebesar 1,9%, tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan.

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utamanya pada level tertinggi dalam lebih dari satu dekade sebesar 2,50% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada hari Rabu.




TERBARU

[X]
×