kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.585   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Waspada, Perekonomian Thailand Hampir Mengalami Krisis


Rabu, 21 Agustus 2024 / 10:32 WIB
Waspada, Perekonomian Thailand Hampir Mengalami Krisis
ILUSTRASI. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif. REUTERS/Jorge Silva


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Perekonomian Thailand hampir mengalami krisis karena penurunan ekspor dan manufaktur yang tidak kompetitif.

Mengutip Reuters, Rabu (21/8), Pejabat pelaksana Menteri Keuangan Thailand Pichai Chunhavajira dalam sebuah seminar bisnis mengatakan, ekspor menyumbang 70% perekonomian tetapi sektor manufaktur tidak dapat memenuhi permintaan pasar.

“Kita tidak bisa bersaing. Kita tidak bisa beradaptasi pada waktunya,” ujarnya.

Baca Juga: Raja Thailand dukung Paetongtarn Shinawatra sebagai Perdana Menteri

Pada kuaartal II-2024, ekonomi Thaiand tumbuh 2,3%, meningkat dari pertumbuhan 1,6% pada kuartal sebelumnya.

Namun pertumbuhan secara kuartalan melambat menjadi 0,8% pada kuartal kedua dari ekspansi 1,2% pada kuartal I-2024.

Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Thailand sebesar 2,7% pada tahun 2024, setelah pertumbuhan tahun lalu sebesar 1,9%, tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan.

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utamanya pada level tertinggi dalam lebih dari satu dekade sebesar 2,50% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada hari Rabu.

Selanjutnya: Menapaki Jejak Kejayaan Industri Tekstil Nasional Hingga Kini Satu Persatu Berguguran

Menarik Dibaca: IHSG Hari Ini 21 Agustus 2024 Diproyeksi Tetap Mengalami Penguatan


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×