CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.002,38   -13,63   -1.34%
  • EMAS973.000 0,21%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

WHO: Fase Akut Pandemi Covid-19 Bisa Berakhir jika Dunia Melakukan Ini


Selasa, 18 Januari 2022 / 14:07 WIB
WHO: Fase Akut Pandemi Covid-19 Bisa Berakhir jika Dunia Melakukan Ini
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pandemi Covid-19 bisa berakhir jika dunia melakukan hal ini. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pandemi Covid-19 bisa berakhir jika dunia melakukan hal ini.

"Tahun 2021 memberi kami banyak alasan untuk berharap, karena sains memberi kita lebih banyak alat untuk mengendalikan pandemi Covid-19," katanya, dikutip dari laman WHO, Selasa (18/1).

Namun, dia menegaskan, dunia juga menghadapi banyak rintangan, termasuk politisasi, nasionalisme, disinformasi kepentingan pribadi jangka pendek, dan banyak lagi.

"Kombinasi racun ini telah menghambat respons, memicu transmisi dan evolusi virus, dan menghambat akses yang adil ke alat untuk mencegah, mendeteksi, dan mengobatinya," tegas Tedros.

Akibatnya, ia menambahkan, banyak negara tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar atau target sederhana.

Baca Juga: Peringatan WHO: Ada Risiko Lebih Besar dari Varian Baru Lebih Menular dan Mematikan

Kini, lebih dari 9,4 miliar dosis vaksin Covid-19 telah diberikan secara global. Tetapi, 90 negara tidak mencapai target vaksinasi 40% dari populasi mereka pada akhir tahun lalu.

"Dan, 36 dari negara tersebut belum memvaksinasi 10% dari populasi mereka," ungkapnya. "Lebih dari 85% populasi Afrika, sekitar satu miliar orang, belum menerima vaksin dosis tunggal".

"Kita tidak dapat mengakhiri fase akut pandemi ini kecuali kita bekerjasama untuk menutup kesenjangan ini," ujar Tedros.

"Mengakhiri distribusi vaksin, terapi, dan diagnostik yang tidak adil tetap menjadi kunci untuk mengakhiri pandemi. Jika kita mengakhiri ketidakadilan, kita mengakhiri fase akut pandemi," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×