kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

WHO: Omicron Masih Timbulkan Risiko yang Sangat Tinggi


Kamis, 30 Desember 2021 / 08:13 WIB
ILUSTRASI. WHO memperingatkan pada Rabu (29/12/2021), varian Omicron masih menimbulkan risiko yang sangat tinggi. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: The Straits Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Lonjakan Covid-19 di seluruh dunia telah menyebabkan gangguan parah pada perjalanan selama liburan, di mana ribuan penerbangan dibatalkan di seluruh dunia.

Covid-19 juga mengancam terlaksananya acara olahraga internasional.

Liga sepak bola top Inggris sedang bergulat dengan rekor kasus. Sementara China telah memberlakukan penguncian ketat pada jutaan orang untuk mengendalikan penyebaran varian Delta menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Walikota Mexico City pada hari Selasa membatalkan perayaan Malam Tahun Baru besar-besaran di ibu kota sebagai tindakan pencegahan setelah meningkatnya kasus Covid-19.

Baca Juga: Data Corona Indonesia, 29 Desember: Tambah 194 Kasus Baru, Ada 4.529 Kasus Aktif

Liga olahraga top Amerika juga terkena dampak, saat Amerika Serikat berjuang melawan lonjakan yang dipicu oleh Omicron, banyaknya orang yang tidak divaksinasi, dan kurangnya akses ke pengujian yang cepat dan mudah.

Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS telah mengurangi separuh periode isolasi untuk kasus tanpa gejala dengan tujuan mencoba dan membatasi gangguan dan kekurangan tenaga kerja massal.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, Amerika Serikat secara umum sudah siap, meskipun beberapa rumah sakit bisa "dibanjiri" pasien Covid-19.




TERBARU

[X]
×