kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

WHO: Pandemi corona di Amerika belum capai puncak


Kamis, 25 Juni 2020 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Foto udara bayangan salib di pemakaman Parque Taruma, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Manaus, Brazil, Senin (15/6/2020). REUTERS/Bruno Kelly


Sumber: Channel News Asia | Editor: Khomarul Hidayat

Setelah Amerika Serikat (AS), Brasil adalah negara yang paling terpukul, dengan lebih dari 52.600 kematian dari lebih dari 1,1 juta kasus positif corona.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendapat kritik pedas karena membandingkan virus corona dengan "flu ringan".

Tinggi dan panjang puncak, dan lintasan ke bawah, "adalah segalanya terkait dengan intervensi pemerintah untuk merespons", katanya.

Baca Juga: Covid-19 telah membuat Amerika bertekuk lutut

Menurut WHO, pasien dengan Covid-19 yang berat dan kritis berjuang untuk mendapatkan oksigen yang cukup ke paru-paru mereka, membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi dan dukungan untuk mencegah kegagalan organ dan kematian.

Oksigen medis diproduksi menggunakan konsentrator yang mengekstrak dan memurnikannya dari udara.

"Banyak negara sekarang mengalami kesulitan dalam memperoleh konsentrator oksigen. Delapan puluh persen pasar dimiliki oleh hanya beberapa perusahaan, dan permintaan saat ini melebihi pasokan," kata Tedros.

WHO memperkirakan dengan laju saat ini sekitar satu juta kasus baru dalam seminggu, dunia membutuhkan sekitar 620.000 meter kubik oksigen per hari, yaitu sekitar 88.000 silinder besar.

Baca Juga: WHO director for Americas says 226,000 have died of COVID-19 in region




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×