kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Wisman China ke Jepang turun 10% di September


Sabtu, 20 Oktober 2012 / 17:23 WIB
Wisman China ke Jepang turun 10% di September
ILUSTRASI. Ilustrasi sertifikat vaksin Covid-19. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Jumlah wisatawan mancanegara asal China yang datang ke Jepang turun di bulan September akibat ketegangan antar kedua negara terkait sengketa kepemilikan pulau di laut China Timur.  

The Japan National Tourism Organization memperkirakan, jumlah turis China yang datang ke Jepang hanya mencapai 123.500 orang atau turun 10% ketimbang bulan yang sama dua tahun lalu .

Sementara angka September tahun lalu tidak bisa dijadikan pembanding, karena Jepang dilanda musibah tsunami dan bencana nuklir.

Kantor berita NHK di Tokyo melaporkan, jumlah kelompok wisata dari China banyak yang membatalkan pergi melancong ke Jepang setelah Jepang menyatakan Kepulauan Senkaku bagian dari Jepang.

Pada bulan sebelumnya, jumlah wisatawan China yang datang ke Jepang mencapai rekor baru sebanyak 200.000 orang. Jumlah kunjungan wisatawan asal China itu naik 13% ketimbang dari dua tahun sebelumnya.

Para pejabat pariwisata Jepang mengatakan, orang China banyak yang membatalkan tur ke Jepang dan menahan diri untuk memesan bepergian ke Jepang. Mereka menyatakan, sulit untuk memprediksi berapa lama situasi ini melanda iklim pariwisata mereka.




TERBARU

[X]
×