kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

World Bank: Pemulihan ekonomi Jepang memakan waktu lima tahun


Selasa, 22 Maret 2011 / 09:05 WIB
ILUSTRASI. Meditasi online tenaga medis RS Mitra Keluarga Waru Surabaya yang diadakan oleh The Golden Space Indonesia.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada 11 Maret lalu membuat Negeri Sakura itu luluh lantak. Kejadian itu merenggut 8.450 nyawa dan menghancurkan ribuan bangunan.

Menurut World Bank, Jepang membutuhkan waktu setidaknya lima tahun untuk membangun kembali negaranya. "Jika dilihat, tingkat Produk Domestik Bruto riil akan negatif hingga pertengahan 2011. Pertumbuhan ekonomi Jepang bakal terangkat seiring dilakukannya upaya rekonstruksi yang akan memakan waktu lima tahun," jelas World Bank.

World Bank mencatat, dari kejadian itu, kerugian yang dialami Jepang mencapai US$ 122 miliar hingga US$ 235 miliar. "Melorotnya perekonomian Jepang dalam jangka pendek akan berdampak negatif bagi ekonomi kawasan regional. Pasalnya, arus perdagangan dan investasi terhambat," jelas World Bank dalam laporannya.

Ditambahkan pula, sektor yang mengalami pukulan paling besar adalah industri otomotif dan elektronik.





TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×