kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45923,49   -7,86   -0.84%
  • EMAS1.319.000 -0,08%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wow, kekayaan 20 keluarga terkaya di Asia ini menembus Rp 6.403 triliun


Jumat, 23 Agustus 2019 / 19:34 WIB
Wow, kekayaan 20 keluarga terkaya di Asia ini menembus Rp 6.403 triliun
ILUSTRASI.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Harta kekayaan 20 keluarga terkaya di Asia jika dijumlahkan akan mencapai nilai US$ 450 miliar atau setara Rp 6.403 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa mesin pertumbuhan ekonomi dunia mencetak kekayaan pada skala yang belum terjadi sebelumnya.

Mereka adalah Dhirubhai Ambani, Kwok Tak-seng, Chia Ek Chor, Oei Wie Gwan, Lee Byung-chull, Chaleo Yoovidhya, Mistry, Henry Sy, Chirathivats dan Kadoorie.

Baca Juga: Menelisik jalan berbatu yang dilewati Xiamo untuk berekspansi di bisnis jasa keuangan

Kemudian ada harta kekayaan dari sejumlah keluarga kaya semisal keluarga Kwek Hong Png, Cheng, Ng Teng Fong, Yue-Kong Pao, Tsai, Parmanand Hinduja, Stanley Ho, Shinjiro Torii, Lee Kum Sheung dan Chung Ju-yung.

Tidak mengherankan, beberapa tempat yang menghasilkan kekayaan besar ini menghadapi kesenjangan yang semakin lebar. Negara Hong Kong memunculkan enam nama dari keluarga miliarder tersebut ketika negara ini dilanda protes karena kekhawatiran terhadap pembatasan kebebasan di bawah China dan juga dipicu oleh kesenjangan antara orang kaya dan mereka yang berjuang untuk membeli rumah.

Adapun pengkategorian kekayaan keluarga ini tidak termasuk kekayaan generasi pertama seperti Jack Ma dari Alibaba Group Holding Ltd., serta kekayaan dari ahli waris tunggal. Itu berarti tidak ada keluarga dari China daratan yang masuk dari daftar ini dan mencerminkan peningkatan kemakmuran negara yang relatif baru.

Baca Juga: Duh, Tarif Baru AS Bakal Pangkas Pertumbuhan Ekonomi China di Bawah 6%

Kampanye Presiden China Xi Jinping melawan pemborosan telah menjatuhkan beberapa orang super kaya yang meningkat beberapa tahun yang lalu. Namun, banyak dari keluarga terkaya di Asia memiliki akar China, seperti Chearavanot Thai hingga Hartono di Indonesia.

Tren lainnya menonjol. Sektor real estat adalah satu dari sebagian besar bisnis mereka dari pengembangan properti bernilai miliaran. Orang terkaya di Asia adalah orang-orang yang tanpa hutang.

Sebagian besar mereka menghindari tekanan kredit dalam beberapa tahun terakhir yang menjerat beberapa rekan mereka, terutama di India dan Cina, di mana para taipan secara bebas memberikan andil saham di penukaran pinjaman.

Bahkan ketika dinasti Asia bersiap untuk mentransfer kekayaan ke generasi berikutnya, kekhawatiran atas ketidaksetaraan pendapatan di wilayah itu lebih lemah daripada di Barat, di mana ekonom Pransis Thomas Piketty dan Senator Elizabeth Warren telah memusatkan perhatian tentang masalah ini.

Baca Juga: Permintaan batubara di China diprediksi akan turun mulai 2025

Negara-negara seperti Hong Kong, India dan Singapura tidak menyesal adanya pengaturan terhadap Crazy Rich Asians ini. Pengaturan ini telah menghapus semua pajak atas kekayaan atau warisan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kurangnya perdebatan di Asia tentang pajak kekayaan sama anehnya dengan bahaya,” kata Donald Low, seorang profesor di Universitas Sains & Teknologi Hong Kong, dilansir dari Bloomberg, Jumat (23/8).




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×