kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Wyeth potong harga susu di China


Kamis, 04 Juli 2013 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengoperasikan 'stekker recliming' untuk memindahkan batubara ke 'conveyor belt'. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

SHANGHAI. Dua produsen susu bayi, Nestle dan Danone, berencana menurunkan harga jual susu formula di China. Pemotongan harga merupakan respons atas investigasi Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China (NDRC), awal pekan kemarin.

Wyeth, anak usaha Nestle, menurunkan harga jual susu formula bayi 6%–20%. Wyeth juga berjanji tidak menaikkan harga jual selama satu tahun. "Hal ini mengejutkan dan bisa memicu reaksi produsen susu lain. Tapi ini berdampak pada keuntungan Wyeth," ujar Jon Cox, Kepala Ekuitas Kepler di Swiss, dikutip Bloomberg (3/7).

Prediksi Wyeth, pemotongan harga akan menghemat anggaran belanja konsumen mencapai CNY 450 juta atau US$ 73 juta dalam 12 bulan mendatang. Sementara itu, Danone masih menghitung besaran penurunan harga jual. NDRC menuduh lima produsen susu bayi asing di Tiongkok kompak melakukan pengaturan harga. Sejak 2008, harga susu di China telah naik 30%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×