Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) milik Elon Musk, xAI, mencatatkan pelebaran kerugian bersih pada kuartal III-2025.
Bloomberg News melaporkan Kamis (8/1/2026), xAI membukukan rugi bersih sebesar US$ 1,46 miliar pada periode yang berakhir September 2025, meningkat dibandingkan kerugian US$ 1 miliar pada kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Konglomerat Thailand Jual Aset Orchard Road Senilai Rp 5,4 Triliun
Mengutip dokumen internal perusahaan, laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kerugian membengkak, pendapatan xAI hampir dua kali lipat secara kuartalan menjadi US$ 107 juta pada kuartal tersebut.
Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi laporan Bloomberg News secara independen.
Saat dimintai tanggapan oleh Reuters, pihak xAI hanya memberikan pernyataan singkat, “Legacy media lies” atau “media arus utama berbohong”.
Selain itu, Bloomberg News melaporkan xAI telah menghabiskan kas sebesar US$ 7,8 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2025.
Tingginya pembakaran kas ini mencerminkan karakteristik umum startup AI, yang membutuhkan investasi besar untuk pengadaan infrastruktur pusat data berteknologi tinggi serta perekrutan talenta peneliti AI generatif papan atas.
Baca Juga: Tren Mengejutkan: 93% Warga Malaysia yang Pindah Pilih Singapura
Di sisi lain, xAI terus memperkuat pendanaan untuk menopang ekspansi bisnisnya. Pada pekan ini, perusahaan mengumumkan keberhasilan menghimpun dana sebesar US$ 20 miliar dalam putaran pendanaan Seri E.
Nilai tersebut melampaui target awal sebesar US$ 15 miliar, seiring percepatan pengembangan model AI baru dan pembangunan infrastruktur komputasi.













