kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Xi Jinping Pamer Pengaruh, Parade Beijing Dihadiri Putin, Kim, hingga Prabowo


Sabtu, 30 Agustus 2025 / 08:44 WIB
Xi Jinping Pamer Pengaruh, Parade Beijing Dihadiri Putin, Kim, hingga Prabowo
ILUSTRASI. Presiden Tiongkok Xi Jinping akan didampingi oleh para pemimpin beberapa negara seperti Rusia, Korea Utara, Iran, Myanmar, dan Indonesia. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden Tiongkok Xi Jinping akan didampingi oleh para pemimpin beberapa negara yang paling banyak mendapat sanksi di dunia - Rusia, Korea Utara, Iran, dan Myanmar - dalam sebuah parade militer pekan depan di Beijing. Ini dilihat sejumlah analis sebagai bentuk solidaritas melawan Barat.

Reuters melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim Jong-Un dari Korea Utara akan menghadiri parade "Hari Kemenangan" pada 3 September, menandai berakhirnya Perang Dunia II setelah Jepang secara resmi menyerah. Ini merupakan pertama kalinya mereka tampil di depan umum bersama Xi.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga diperkirakan akan berada di podium saat puluhan ribu pasukan berbaris melalui ibu kota Tiongkok. Pezeshkian kian melengkapi kuartet yang oleh para analis politik dan ekonomi Barat disebut sebagai Poros Pergolakan.

Tidak hanya itu, menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Kamis, Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing, yang jarang bepergian ke luar negeri, juga akan hadir.

Hampir tidak ada pemimpin Barat yang akan hadir di antara 26 kepala negara atau pemerintahan asing yang menghadiri parade tersebut. 

Baca Juga: Putin Kecam Sanksi Perdagangan Jelang Kunjungan ke China

Para analis politik mengatakan parade ini akan menunjukkan pengaruh Xi terhadap negara-negara yang berniat membentuk kembali tatanan global yang dipimpin Barat.

"Xi Jinping berusaha menunjukkan bahwa ia sangat kuat, bahwa ia masih berkuasa dan diterima dengan baik di Tiongkok," kata Alfred Wu, Associate Professor, Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.

"Ketika Xi masih seorang pemimpin regional, ia mengagumi Putin, dan melihat sosok pemimpin yang dapat ia teladani - dan kini ia telah menjadi pemimpin global. Kehadiran Kim di sampingnya juga menunjukkan bagaimana Xi kini juga menjadi pemimpin global," tambahnya.

Para analis menilai, sebuah koalisi longgar negara-negara yang bertekad membentuk kembali tatanan global yang dipimpin Barat, "Poros Pergolakan" telah berupaya melemahkan kepentingan AS, baik terkait Taiwan maupun dengan memblokir jalur pelayaran, dan berupaya melemahkan sanksi Barat dengan memberikan bantuan ekonomi satu sama lain.

Baca Juga: Kekhawatiran Permintaan China Tekan Harga Kedelai, Jagung Menguat, Gandum Melemah




TERBARU

[X]
×