kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Yakin Invasi ke Ukraina Segera Terjadi, Inggris Siapkan Sanksi untuk Rusia


Selasa, 22 Februari 2022 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers di 10 Downing Street, London, Inggris, Selasa (23/3/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Inggris menilai langkah Putin tersebut merupakan pelanggaran yang sangat jelas terhadap kedaulatan Ukraina dan bisa menjadi pertanda buruk untuk kawasan tersebut.

"Ini adalah pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas Ukraina. Ini adalah penolakan dari proses Minsk dan perjanjian Minsk, dan saya pikir itu pertanda buruk dan tanda yang sangat gelap," kata Johnson dalam konferensi pers sebelum menghubungi Zelenskiy.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga menegaskan bahwa Rusia telah melanggar kesepakatan hukum internasional. Truss mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah membahas koordinasi sanksi dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell. 

AS juga telah menjanjikan langkah-langkah tambahan sebagai tanggapan atas langkah Putin.




TERBARU

[X]
×