kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Yakin Invasi ke Ukraina Segera Terjadi, Inggris Siapkan Sanksi untuk Rusia


Selasa, 22 Februari 2022 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers di 10 Downing Street, London, Inggris, Selasa (23/3/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Inggris menilai langkah Putin tersebut merupakan pelanggaran yang sangat jelas terhadap kedaulatan Ukraina dan bisa menjadi pertanda buruk untuk kawasan tersebut.

"Ini adalah pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas Ukraina. Ini adalah penolakan dari proses Minsk dan perjanjian Minsk, dan saya pikir itu pertanda buruk dan tanda yang sangat gelap," kata Johnson dalam konferensi pers sebelum menghubungi Zelenskiy.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga menegaskan bahwa Rusia telah melanggar kesepakatan hukum internasional. Truss mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah membahas koordinasi sanksi dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell. 

AS juga telah menjanjikan langkah-langkah tambahan sebagai tanggapan atas langkah Putin.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×