kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Yordania mengecam perilaku warga Israel yang masuki Masjid Al-Aqsa tanpa izin


Senin, 01 Maret 2021 / 12:33 WIB
Yordania mengecam perilaku warga Israel yang masuki Masjid Al-Aqsa tanpa izin
ILUSTRASI. Pemandangan Masjid Al-Aqsa di samping gerbang ke kompleks yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount dan bagi Muslim sebagai The Noble Sanctuary, di Kota Tua Yerusalem 27 Desember 2019. REUTERS/Ammar Awad.


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Raja Yordania, Abdullah II, juga tidak senang dengan cara Israel melanggar perjanjian yang dicapai di Amman pada tahun 2014, di mana telah disetujui bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat "Untuk berdoa dan dikunjungi masyarakat Muslim".

Perjanjian tersebut disahkan di hadapan Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Raja Yordania, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Hubungan Yordania dan Israel belakangan ini kembali disorot setelah Menteri Pertahanan Israel Jenderal Benny Gantz dilaporkan mengadakan pertemuan mendadak dengan raja Yordania pada Jumat (26/2) lalu.

Sebelumnya Gantz, yang juga pemimpin partai Biru dan Putih Israel, juga dilaporkan telah mengatakan kepada anggota partainya bahwa dia sedang melakukan pertemuan rahasia dengan pejabat tinggi Yordania.

Hubungan tokoh-tokoh dua negara ini menjadi semakin menarik mengingat Gantz secara terbuka mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena gagal meningkatkan hubungan dengan Yordania.

Selanjutnya: PBB: Pasca perundingan damai, korban sipil di Afghanistan malah meningkat




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×