kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.493   34,24   0,46%
  • KOMPAS100 1.036   6,95   0,67%
  • LQ45 746   -0,65   -0,09%
  • ISSI 271   2,08   0,77%
  • IDX30 400   -0,73   -0,18%
  • IDXHIDIV20 486   -4,36   -0,89%
  • IDX80 116   0,49   0,43%
  • IDXV30 135   -0,15   -0,11%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Yuan Tertekan Dolar Perkasa pada Senin (13/4), Negosiasi AS-Iran Gagal


Senin, 13 April 2026 / 10:46 WIB
Yuan Tertekan Dolar Perkasa pada Senin (13/4), Negosiasi AS-Iran Gagal
ILUSTRASI. Yuan, Reminbi, China Yuan, CNY (Dok/Syamsul Ashar)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar yuan China melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini, seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven setelah negosiasi damai antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan.

Melansir Reuters pada perdagangan Senin (13/4/2026), yuan sempat terdepresiasi hingga level 6,8380 per dolar AS, sebelum terakhir diperdagangkan melemah sekitar 0,05% ke posisi 6,8340 per dolar AS.

Sementara itu, yuan offshore juga turun sekitar 0,09% ke level 6,8323 per dolar AS.

Baca Juga: Bursa Korea Selatan Turun 1% Senin (13/4), Efek Gagalnya Negosiasi AS-Iran

Penguatan dolar AS terjadi secara luas di pasar Asia, didorong sentimen risk-off setelah militer AS menyatakan akan memulai blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran.

Indeks dolar AS tercatat bertahan di atas level 99, mendekati posisi tertinggi dalam sepekan terakhir.

Di saat yang sama, harga minyak dunia melonjak, dengan minyak mentah Brent naik lebih dari 7% hingga menembus level US$ 100 per barel.

Analis Nanhua Futures menyebut pergerakan yuan saat ini cenderung mengikuti arah indeks dolar AS.

Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran dinilai berpotensi memberikan dorongan jangka pendek bagi dolar, sekaligus menekan mata uang emerging markets, termasuk yuan.

Baca Juga: Indeks Nikkei Jepang Turun 1% Senin (13/4), Sentimen Energi Membayangi

Meski demikian, Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC) tetap menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas yuan.

Hal ini tercermin dari penetapan kurs tengah (midpoint) di level 6,8657 per dolar AS, mendekati level tertinggi dalam tiga tahun terakhir, meski masih lebih lemah dari estimasi pasar.

PBOC sendiri menetapkan batas pergerakan harian yuan sebesar 2% dari kurs tengah tersebut.

Sementara itu, analis Barclays menilai yuan berpotensi menjadi salah satu mata uang Asia yang relatif lebih tahan terhadap tekanan eksternal jika konflik di Timur Tengah berlanjut.

Hal ini didukung oleh aliran penjualan dolar AS dari eksportir China yang masih cukup kuat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×