kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Kinerja Alphabet naik berkat iklan Youtube

Sabtu, 29 Oktober 2016 / 10:08 WIB

Kinerja Alphabet naik berkat iklan Youtube

CALIFORNIA. Induk usaha Google, Alphabet Inc membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal III tahun ini. Bahkan perolehan laba bersih perusahaan ini mengalahkan estimasi para analis yang disurvei Reuters.

Peningkatan kinerja Alphabet terdorong pendapatan iklan pada perangkat mobile dan situs video Youtube. Laba bersih Alphabet meningkat 27% menjadi US$ 5,06 miliar. Sedangkan pendapatan melonjak 20% menjadi US$ 22,45 miliar pada kuartal III tahun ini. Pertumbuhan kinerja Alphabet dua digit ini telah terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut.

Perusahaan ini telah membeli kembali saham kelas C senilai US$ 7 miliar. Aksi ini menyenangkan investor setelah tahun lalu Alphabet buyback saham sebanyak US$ 5 miliar.

Selama ini Google harus bersaing sengit dengan media jejaring sosial Facebook Inc yang mendominasi pasar iklan mobile. Chief Executive Google Sundar Pichai menyebut, keuntungan perusahaan juga ditopang produk anyar seperti Google Assistant, Google Home Smart Speaker dan bisnis cloud.

"Kami merasa posisi kami saat ini baik yakni transisi ke era baru komputasi," kata Pichai seperti dikutip Reuters. Era baru ini, menurut dia, berjalan alami dan tumbuh mulus didukung dengan produk intelligent assistants dan cloud.

Alphabet juga tercatat membukukan laba per saham pada kuartal III 2016 sebesar US$ 9,06 mengalahkan ekspektasi analis, US$ 8,63 per saham. Colin Gillis, analis BGC Partners mengatakan, kinerja ini telah meyakinkan bursa. "Ini menunjukkan bahwa Alphabet telah mencapai kinerja tertinggi dan masih ada ruang untuk melanjutkannya," kata dia.

Pendapatan iklan

Pendapatan iklan Google sebagai sumber utama naik 18,1% menjadi US$ 19,82 miliar pada kuartal III tahun ini. Sementara pendapatan iklan berdasarkan klik naik 33% dibanding kuartal II yang hanya naik 29%. "Youtube terus membukukan pertumbuhan keuntungan," ujar Pichai.

Dari total pendapatan Google, pendapatan iklan menyumbang porsi 89,1%. Analis menilai, perusahaan ini bisa memanfaatkan sumber pendapatan baru. Salah satunya dari bisnis komputasi awan yang naik 38,8%.

"Pada 2017, kami akan memperluas investasi di bisnis cloud," ujar Pichai. Google termasuk perusahaan yang terlambat berinvestasi di bisnis cloud. Saat ini, Amazon.com Inc dan Microsoft Corp sudah merajai pasar.

Menurut Ruth Porat, Chief Financial Officer Google seperti dikutip RTE, ke depan Alphabet bakal menambah pundi-pundi pendapatan sebesar US$ 197 juta dari Nest, Google Fiber dan Verily. Porat mengecilkan kekhawatiran analis yang menilai kinerja perusahaan pencari ini akan melemah setelah pendiri Nest, Tony Fadell meninggalkan Google. Termasuk sejumlah pentolan unit bisnis kendaraan self driving Google yang mengundurkan diri.


Reporter: Avanty Nurdiana
Editor: Sanny Cicilia

KORPORASI GLOBAL

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0593 || diagnostic_web = 0.2535

Close [X]
×