CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

2011, RBS merugi 2 miliar poundsterling


Jumat, 24 Februari 2012 / 11:34 WIB
Jeon Yeo Bin di drama Korea terbaru Vincenzo yang tayang di Netflix.


Reporter: Dyah Megasari,

LONDON. Royal Bank of Scotland (RBS) melaporkan tahun keempat kerugian sejak di-bailout pada 2008. Bank kewalahan menahan goncangan krisis global dan tak bisa mencatatkan keuntungan.

RBS mencatat rugi sebesar £ 2 miliar poundsterling pada 2011. Angka ini melonjak nyaris dua kali lipat dari kerugian tahun 2010 yaitu £ 1,1 miliar.

Menggunakan perhitungan sebelum pajak, kerugian RBS tahun lalu mencapai £ 766 juta, lebih besar dari posisi 2010 yaitu £ 399 juta.

Tahun lalu, chief executive RBS, Stephen Hester menolak hak bonusnya senilai £ 1 juta lantaran tekanan politik.

Sepanjang 2011, harga saham RBS sudah amblas 48% dan sekarang berada di bawah 30 pence. Saham naik 5% pada Kamis (23/2).

Meski mengalami rugi, bank tetap memberikan bonus pada karyawannya dengan total nilai £ 785 juta.

"Kami semua memahami bahwa perusahaan yang rugi menguji kesabaran orang-orang yang bergantung di dalamnya," ungkap Hester.

Pasca bailout terbesar sepanjang sejarah Inggris yaitu £ 45,5 miliar, 82% saham bank dimiliki oleh pemerintah.




TERBARU

[X]
×