kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

2011, RBS merugi 2 miliar poundsterling


Jumat, 24 Februari 2012 / 11:34 WIB
Jeon Yeo Bin di drama Korea terbaru Vincenzo yang tayang di Netflix.


Reporter: Dyah Megasari,

LONDON. Royal Bank of Scotland (RBS) melaporkan tahun keempat kerugian sejak di-bailout pada 2008. Bank kewalahan menahan goncangan krisis global dan tak bisa mencatatkan keuntungan.

RBS mencatat rugi sebesar £ 2 miliar poundsterling pada 2011. Angka ini melonjak nyaris dua kali lipat dari kerugian tahun 2010 yaitu £ 1,1 miliar.

Menggunakan perhitungan sebelum pajak, kerugian RBS tahun lalu mencapai £ 766 juta, lebih besar dari posisi 2010 yaitu £ 399 juta.

Tahun lalu, chief executive RBS, Stephen Hester menolak hak bonusnya senilai £ 1 juta lantaran tekanan politik.

Sepanjang 2011, harga saham RBS sudah amblas 48% dan sekarang berada di bawah 30 pence. Saham naik 5% pada Kamis (23/2).

Meski mengalami rugi, bank tetap memberikan bonus pada karyawannya dengan total nilai £ 785 juta.

"Kami semua memahami bahwa perusahaan yang rugi menguji kesabaran orang-orang yang bergantung di dalamnya," ungkap Hester.

Pasca bailout terbesar sepanjang sejarah Inggris yaitu £ 45,5 miliar, 82% saham bank dimiliki oleh pemerintah.




TERBARU

[X]
×