kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

2011, RBS merugi 2 miliar poundsterling


Jumat, 24 Februari 2012 / 11:34 WIB
Jeon Yeo Bin di drama Korea terbaru Vincenzo yang tayang di Netflix.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

LONDON. Royal Bank of Scotland (RBS) melaporkan tahun keempat kerugian sejak di-bailout pada 2008. Bank kewalahan menahan goncangan krisis global dan tak bisa mencatatkan keuntungan.

RBS mencatat rugi sebesar £ 2 miliar poundsterling pada 2011. Angka ini melonjak nyaris dua kali lipat dari kerugian tahun 2010 yaitu £ 1,1 miliar.

Menggunakan perhitungan sebelum pajak, kerugian RBS tahun lalu mencapai £ 766 juta, lebih besar dari posisi 2010 yaitu £ 399 juta.

Tahun lalu, chief executive RBS, Stephen Hester menolak hak bonusnya senilai £ 1 juta lantaran tekanan politik.

Sepanjang 2011, harga saham RBS sudah amblas 48% dan sekarang berada di bawah 30 pence. Saham naik 5% pada Kamis (23/2).

Meski mengalami rugi, bank tetap memberikan bonus pada karyawannya dengan total nilai £ 785 juta.

"Kami semua memahami bahwa perusahaan yang rugi menguji kesabaran orang-orang yang bergantung di dalamnya," ungkap Hester.

Pasca bailout terbesar sepanjang sejarah Inggris yaitu £ 45,5 miliar, 82% saham bank dimiliki oleh pemerintah.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×