kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

3 Kebiasaan ini jadi rahasia sukses jutawan agar bisa tetap kaya


Minggu, 29 November 2020 / 11:00 WIB


Sumber: Business Insider | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam penelitiannya, Stanley menemukan, mendukung anak-anak yang sudah dewasa tidak menguntungkan. Orangtua yang memberikan semacam bantuan kepada anak-anaknya yang telah dewasa cenderung memiliki kekayaan yang jauh lebih sedikit.

Sebaliknya, para jutawan yang minim memberikan dukungan finansial pada anak-anaknya yang telah dewasa cenderung memiliki kekayaan lebih tinggi. Umumnya, mereka membebaskan anaknya untuk berkarir sesuai minat masing-masing.

Mereka hanya menerima dukungan finansial untuk biaya pendidikan. Hanya sekitar 60% jutawan membantu anak-anak mereka membeli rumah.

Lalu, hanya 32% orangtua yang mendanai pendidikan pascasarjana anak-anak mereka, dan hanya sekitar 18% yang menghadiahkan anak-anak mereka investasi properti.

Baca Juga: Berikut sifat-sifat utama yang dimiliki pengusaha sukses di atas rata-rata

3. Tidak menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengelola investasi

Memiliki saham dan investasi memang menjadi bagian penting dari strategi kekayaan kebanyakan jutawan, sekitar 95% di antaranya memiliki saham. Stanley menemukan, paling sedikit 20% dari kekayaan mereka diinvestasikan di pasar saham.

Tapi, kebanyakan jutawan yang dia survei tidak terlalu sering menyentuh investasi mereka. Sebanyak 42% jutawan tidak melakukan perdagangan apa pun dalam portofolio saham mereka.

Jutawan cenderung membeli dan menahan investasi selama bertahun-tahun. Memungkinkan investasi mereka terbebas dari pajak keuntungan modal jangka pendek yang lebih tinggi.

Itu juga membuat mereka tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam setiap minggunya untuk mengelola investasi mereka.

Selanjutnya: Tidak terdampak, miliarder China semakin kaya di masa pandemi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×