kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

4 Syarat yang Harus Dipenuhi Ukraina Jika Ingin Rusia Hentikan Perang


Selasa, 08 Maret 2022 / 05:29 WIB
ILUSTRASI. Rusia telah mengatakan kepada Ukraina bahwa pihaknya siap untuk menghentikan operasi militer dalam sekejap jika Kyiv memenuhi daftar persyaratan. REUTERS/Carlos Barria


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Kami benar-benar menyelesaikan demiliterisasi Ukraina. Kami akan menyelesaikannya. Tetapi yang utama adalah Ukraina menghentikan aksi militernya. Mereka harus menghentikan aksi militer mereka dan kemudian tidak ada yang akan menembak," katanya kepada Reuters.

Mengenai masalah netralitas, Peskov mengatakan: "Mereka harus membuat amandemen konstitusi yang menurutnya Ukraina akan menolak setiap tujuan untuk memasuki blok mana pun."

Dia menambahkan, "Kami juga telah berbicara tentang bagaimana mereka harus mengakui bahwa Krimea adalah wilayah Rusia dan bahwa mereka perlu mengakui bahwa Donetsk dan Lugansk adalah negara merdeka. Dan hanya itu. Itu akan berhenti sebentar lagi."

Perundingan baru

Garis besar tuntutan Rusia dirilis ketika delegasi dari Rusia dan Ukraina bersiap untuk bertemu pada hari Senin untuk pembicaraan putaran ketiga yang bertujuan untuk mengakhiri perang Rusia melawan Ukraina.

Hal ini dimulai segera setelah Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur, di mana kelompok separatis yang didukung Rusia telah memerangi pasukan pemerintah Ukraina sejak 2014, sebagai wilayah independen. Ini merupakan aksi yang dikecam sebagai hal ilegal oleh Barat.

Baca Juga: Begini Tindakan Sejumlah Perusahaan Global Besar dalam Mengecam Rusia

"Ini bukan kami yang merebut Lugansk dan Donetsk dari Ukraina. Donetsk dan Lugansk tidak ingin menjadi bagian dari Ukraina. Tapi bukan berarti mereka harus dihancurkan sebagai hasilnya," kata Peskov.

"Selebihnya. Ukraina adalah negara merdeka yang akan hidup seperti yang diinginkannya, tetapi dalam kondisi netralitas," tegasnya.

Dia mengatakan semua tuntutan telah dirumuskan dan diserahkan selama dua putaran pertama pembicaraan antara delegasi Rusia dan Ukraina, yang berlangsung pekan lalu.

"Kami berharap semua ini akan berjalan baik dan mereka akan bereaksi dengan cara yang sesuai," kata Peskov.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×