kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.961   69,00   0,39%
  • IDX 6.139   37,77   0,62%
  • KOMPAS100 800   4,10   0,52%
  • LQ45 603   4,62   0,77%
  • ISSI 213   1,07   0,51%
  • IDX30 341   2,95   0,87%
  • IDXHIDIV20 417   4,06   0,98%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   0,89   0,80%
  • IDXQ30 109   1,15   1,06%

9.500 penduduk Minamisanriku belum ditemukan


Sabtu, 12 Maret 2011 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Edy Can, Kyodo News | Editor: Edy Can

SENDAI. Gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter dan gelombang tsunami telah membuat sebagian besar penduduk Minamisanriku di Prefektur Miyagi hilang. Pejabat Prefektur Miyagi mengatakan, ada 9.500 orang dikabarkan belum ditemukan hilang.

Gempa meluluhlantakan Jepang pada Jumat (11/3) siang. Gempa terburuk sepanjang 140 tahun ini telah menghancurkan kota-kota di pesisir timur laut Jepang.

Jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai lebih dari 500 orang. Jumlah korban tewas ini kemungkinan bakal bertambah.

Gempa ini juga membuat Jepang diancam bahaya radiasi radioaktif. Sebab, lindu yang mengoyak Negeri Sakura ini telah membuat sistem pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima tidak bekerja dengan optimal. Kabarnya zat radioaktif telah bocor.

Pemerintah Jepang telah mengevakuasi penduduk di sekitar pembangkit tersebut.




TERBARU

[X]
×