kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

9.500 penduduk Minamisanriku belum ditemukan


Sabtu, 12 Maret 2011 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Edy Can, Kyodo News | Editor: Edy Can

SENDAI. Gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter dan gelombang tsunami telah membuat sebagian besar penduduk Minamisanriku di Prefektur Miyagi hilang. Pejabat Prefektur Miyagi mengatakan, ada 9.500 orang dikabarkan belum ditemukan hilang.

Gempa meluluhlantakan Jepang pada Jumat (11/3) siang. Gempa terburuk sepanjang 140 tahun ini telah menghancurkan kota-kota di pesisir timur laut Jepang.

Jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai lebih dari 500 orang. Jumlah korban tewas ini kemungkinan bakal bertambah.

Gempa ini juga membuat Jepang diancam bahaya radiasi radioaktif. Sebab, lindu yang mengoyak Negeri Sakura ini telah membuat sistem pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima tidak bekerja dengan optimal. Kabarnya zat radioaktif telah bocor.

Pemerintah Jepang telah mengevakuasi penduduk di sekitar pembangkit tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×