CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

9.500 penduduk Minamisanriku belum ditemukan


Sabtu, 12 Maret 2011 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

SENDAI. Gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter dan gelombang tsunami telah membuat sebagian besar penduduk Minamisanriku di Prefektur Miyagi hilang. Pejabat Prefektur Miyagi mengatakan, ada 9.500 orang dikabarkan belum ditemukan hilang.

Gempa meluluhlantakan Jepang pada Jumat (11/3) siang. Gempa terburuk sepanjang 140 tahun ini telah menghancurkan kota-kota di pesisir timur laut Jepang.

Jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai lebih dari 500 orang. Jumlah korban tewas ini kemungkinan bakal bertambah.

Gempa ini juga membuat Jepang diancam bahaya radiasi radioaktif. Sebab, lindu yang mengoyak Negeri Sakura ini telah membuat sistem pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima tidak bekerja dengan optimal. Kabarnya zat radioaktif telah bocor.

Pemerintah Jepang telah mengevakuasi penduduk di sekitar pembangkit tersebut.




TERBARU

[X]
×